7 Pemicu Kebakaran Mobil, Jangan Anggap Remeh Satu Pun

Kompas.com - 10/09/2020, 07:28 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah mobil merek Range Rover terbakar di Tol Dalam Kota Cawang-Otista, Jakarta, Rabu (2/9/2020).  Mobil terbakar di bahu jalan tol.   Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes  Sambodo Purnomo Yogo mengatakan mobil Range Rover terbakar pada pukul 09.00 WIB.  “Kejadian jam 09.00 di KM 1 200 arah Cawang. Mobil Range Rover,” kata Sambodo kepada Kompas.com, Rabu (2/9/2020) pagi.  Sambodo terlihat memantau langsung proses pemadaman mobil Range Rover.   Ia hadir sekitar pukul 09.46 WIB.  Pantauan dari akun TMC Polda Metro Jaya, asap hitam terlihat mengepul dari mobil yang terbakar.  “Bagi pengendara, diharap menghindari jalur tersebut. Situasi arus lalu lintas terpantau padat,” tulis akun TMC Polda Metro.  Petugas pemadam kebakaran juga sudah terlihat memadamkan api yang membakar mobil Range Rover.  Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ruwanto mengatakan, kebakaran mobil sudah bisa diatasi.  Sebuah mobil pemadam kebakaran terlihat diterjunkan untuk memadamkan mobil Range Rover yang terbakar.  Api kini sudah bisa dipadamkan. Dok. TMC Polda Metro JayaJAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah mobil merek Range Rover terbakar di Tol Dalam Kota Cawang-Otista, Jakarta, Rabu (2/9/2020). Mobil terbakar di bahu jalan tol. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan mobil Range Rover terbakar pada pukul 09.00 WIB. “Kejadian jam 09.00 di KM 1 200 arah Cawang. Mobil Range Rover,” kata Sambodo kepada Kompas.com, Rabu (2/9/2020) pagi. Sambodo terlihat memantau langsung proses pemadaman mobil Range Rover. Ia hadir sekitar pukul 09.46 WIB. Pantauan dari akun TMC Polda Metro Jaya, asap hitam terlihat mengepul dari mobil yang terbakar. “Bagi pengendara, diharap menghindari jalur tersebut. Situasi arus lalu lintas terpantau padat,” tulis akun TMC Polda Metro. Petugas pemadam kebakaran juga sudah terlihat memadamkan api yang membakar mobil Range Rover. Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ruwanto mengatakan, kebakaran mobil sudah bisa diatasi. Sebuah mobil pemadam kebakaran terlihat diterjunkan untuk memadamkan mobil Range Rover yang terbakar. Api kini sudah bisa dipadamkan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan ini, kasus mobil terbakar kerap terjadi. Bahkan, di salah satu kejadian ada yang sampai menelan korban jiwa.

Untuk itu, penting sekali bagi para pemilik mobil untuk memahami kendaraannya. Setidaknya ada tujuh hal yang dapat memicu kebakaran pada mobil. Sebagian besar faktornya adalah kelalaian dari pengemudi atau pemilik mobil.

Baca juga: Jangan Panik, Lakukan Ini jika Mobil Tiba-tiba Terbakar

Riecky Patrayudha, Service Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengatakan, sangat penting bagi pemilik mobil memperhatikan kemungkinan-kemungkinan lain yang bisa membuat mobil terbakar.

Mobil Kia Pregio nomor polisi W 1954 NK terbakar di Tol Pandaan-Malang, Minggu (30/8/2020).Dok. Ditlantas Polda Jatim Mobil Kia Pregio nomor polisi W 1954 NK terbakar di Tol Pandaan-Malang, Minggu (30/8/2020).

"Semua sistem pada kendaraan sudah didesain dan dilakukan uji coba, termasuk pemasangan dan kapasitas komponen kelistrikan yang didesain agar saat terjadi kegagalan pada sistem kelistrikan tidak menyebabkan hubungan pendek arus listrik yang bisa memicu mobil terbakar," ujar Riecky kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Riecky menambahkan, ada beberapa potensi yang bisa membuat mobil terbakar dan wajib untuk diperhatikan pengendara atau pemilik kendaraan, yaitu sebagai berikut:

Baca juga: Range Rover Hangus Terbakar di Tol, Pahami Ciri Mobil Akan Terbakar

1. Rajin Mengecek Ruang Mesin Kendaraan

Benda asing yang tertinggal di ruang mesin kendaraan, seperti kain lap yang digunakan setelah melakukan perawatan atau pembersihan, dapat memicu terjadinya kebakaran. Untuk itu, selalu cek kembali ruang mesin secara teliti apakah ada barang yang mudah terbakar tertinggal sebelum menutup kap mesin.

2. Pastikan Tutup Oli Terpasang Rapat

Saat tutup oli tidak terpasang dengan benar, oli dapat merembes keluar dan cipratannya dapat mengenai bagian komponen lain yang panas, seperti knalpot. Percikan oli tersebut bisa berubah menjadi api.

3. Periksa Instalasi Kabel dan Aksesori Kelistrikan Tambahan

Saat memasang aksesori kelistrikan, dianjurkan untuk menggunakan sekring sebagai pengaman. Sebab, sekring berfungsi untuk memutus arus jika terjadi hubungan pendek arus listrik. Jika tidak menggunakan sekring, kabel berpotensi meleleh dan menyebabkan mobil terbakar.

Selain itu, sekring yang terpasang jauh dari sumber listrik (baterai) dan terminal konektor yang longgar juga dapat mengakibatkan panas berlebih dan menimbulkan percikan api.

Sebuah mobil terbakar di Jalan Suryo, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (6/8/2020) sekitar pukul 09.25 WIB.Dok. Istimewa Sebuah mobil terbakar di Jalan Suryo, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (6/8/2020) sekitar pukul 09.25 WIB.

4. Hindari Penggantian Headlamp atau Foglamp dengan Daya Watt yang Besar

Setiap pabrikan selalu menganjurkan pemilik mobil untuk menggunakan komponen yang sesuai dengan spesifikasinya, termasuk dengan bohlam headlamp atau foglamp. Hindari penggunaan bohlam dengan watt yang lebih besar dari ukuran standar.

Sebab, kapasitas watt yang lebih besar dari standar akan menyebabkan aki terkuras dan berpotensi mengakibatkan panas yang mampu mengakibatkan kebakaran.

5. Parkir Mobil Jauh dari Bahan yang Mudah Terbakar

Hindari menempatkan mobil saat mesin hidup di dekat benda yang mudah terbakar, seperti ranting, sampah, kertas, dan plastik. Apabila benda-benda tersebut menempel ke knalpot, kendaraan dapat berpotensi terbakar tiba-tiba.

6. Jangan Meninggalkan Powerbank yang Masih Terpasang di Soket Pengisian

Hindari mengisi daya powerbank melalui soket mobil jika mobil akan ditinggalkan dalam waktu yang lama. Pengisian daya powerbank yang masih terpasang di soket dapat menyebabkan korsleting pada baterai dan berpotensi meledak.

7. Hati-hati Menyimpan Korek Api ke Dalam Kendaraan

Tanpa disadari, terkadang kita membawa korek api gas dan menyimpannya di dalam kendaraan, seperti di dasbor atau laci. Apabila terjadi guncangan atau suhu di dalam kendaraan panas, ada potensi korek api untuk mudah meledak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.