Impresi Berkendara Menyenangkan Bersama Mazda CX-30

Kompas.com - 26/08/2020, 16:46 WIB
Mazda CX-30 di AS mengusung mesin berkapasitas 2.500 cc Motor1Mazda CX-30 di AS mengusung mesin berkapasitas 2.500 cc
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mazda CX-30 bisa dibilang merupakan crossover terbaru yang unik dan premium di Indonesia karena menggunakan pendekatan sebuah hatchback daripada SUV.

Hal ini tak hanya terlihat secara jelas dari tampang mungilnya sebagaimana mobil perkotaan, tapi juga performa dan rasa berkendara yang dihasilkan.

Di atas kertas, meski dapur pacu CX-30 serupa dengan Mazda3 yaitu menggunakan mesin SKYACTIV-G berkubikasi 2.000 cc, tenaga yang dihasilkan berbeda, sekitar 155 Ps dan torsi 200 Nm.

Baca juga: Menilik Tampang Maskulin dan Modern Mazda CX-30

Dapur pacu Mazda CX-30KOMPAS.com/Ruly Dapur pacu Mazda CX-30

Tidak lebih tinggi memang, tapi dengan penyesuaian di sektor kaki-kaki, pegas, suspensi, serta jarak pijak lebih jangkung dari Mazda3, yakni 180 mm, membuat CX-30 lebih stabil.

Alhasil, dari segi handling dan stabilitas di permukaan aspal, mobil menawarkan imrpesi yang fun to drive. Bantingan suspensinya masih cukup lembut, sehingga saat diajak melibas jalan bebas hambatan amat menyenangkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mazda CX-30KOMPAS.com/Ruly Mazda CX-30

Beralih ke medan yang sedikit kasar dengan permukaan tanah dan bebatuan ringan, suspensi sedikit terasa keras. Namun, ini masih dalam batas wajar baik untuk pengemudi maupun penumpang. Sedangkan stabilitas berkendaranya masih sangat terkendali, stir kemudi tidak liar.

Soal berforma, pada putaran bawah atau dari posisi diam menuju 100 kpj, memang masih mirip dibandingkan Mazda3. Tidak terlalu cekatan atau responsif.

Baca juga: Kenyamanan Rasa Sedan di Mazda CX-30

Review Mazda CX-30 Kompas.com Review Mazda CX-30

Tapi ketika sudah bermain di rpm 2.000 ke atas, pengendara bakal dimanjakan dengan asupan tenaga yang lebih mengalir. Tiap putarannya pun cenderung lebih terisi, sehingga pedal gas lebih siap menyalurkan tenaga kapanpun dibutuhkan.

Sewaktu mode sport aktif, jarum penunjuk putaran mesin melonjak seketika dan respons mesin pun menjadi padat. Di samping itu, suara yang dihasilkan lebih garang.

Interior Mazda CX-30KOMPAS.com/Ruly Interior Mazda CX-30

Kami juga sempat menjajal mobil di jalanan yang cukup berliku. Pada kondisi ini, G-Vectoring Control CX-30 yang selalu aktif begitu terasa. Saat memasuki tikungan, mesin menurunkan torsi sedikit agar menambah cengkraman roda depan ke aspal.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.