Pabrik Kembali Ngebul, Ekspor Mobil di Juli 2020 Tumbuh 71 Persen

Kompas.com - 23/08/2020, 12:52 WIB
Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, saat tiba di dermaga Car Terminal,  Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah. KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESMobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, saat tiba di dermaga Car Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Realisasi pengkapalan kendaraan bermotor roda empat buatan dalam negeri secara utuh alias completely built up ( CBU) pada Juli 2020 mengalami pertumbuhan positif seiring dengan pulihnya aktivitas pabrik jelang kenormalan baru.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo) mencatat, selama periode tersebut ekspor CBU terjadi peningkatan sebesar 71 persen dibanding bulan sebelumnya, jadi 15.014 unit dari sebelumnya 8.779 unit.

Hal ini berbanding lurus dengan tumbuhnya produksi mobil secara bulanan di tengah pandemi sebesar 38,4 persen (Juni - Juli 2020), yaitu dari 17.628 unit menjadi 24.397 unit.

Baca juga: Pasar Otomotif Kembali Menggeliat di Juli 2020, Berikut Merek Terlaris

Ekspor mobil Suzuki hasilkan omzet Rp 3,16 triliun.Agung Kurniawan Ekspor mobil Suzuki hasilkan omzet Rp 3,16 triliun.

"Usai dihentikan sementara karena PSBB guna menekan potensi penyebaran virus corona alias Covid-19, aktivitas produksi dan ekspor mobil mulai positif. Namun ini belum pulih sepenuhnya," kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi saat dihubungi, Sabtu (22/8/2020).

Pasalnya, pada periode sama tahun lalu produksi mobil mampu mencapai angka 119.973 unit, sementara ekspor CBU-nya 31.638 unit. Artinya, ekspor CBU masih melambat 52 persen dibanding Juli 2019.

Adapun merek yang paling banyak melakukan ekspor CBU selama Juli 2020 adalah Daihatsu dengan angka 5.673 unit, meningkat 42 persen dibanding bulan sebelumnya.

Torehan itu kemudian diikuti oleh Suzuki dengan 4.322 unit (tumbuh 273,9 persen) dan Toyota sebanyak 3.644 unit (tumbuh 11 persen).

Baca juga: Penjualan SUV Ladder Frame Juli 2020, Fortuner Salip Pajero Sport

Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia diparkir di dermaga Car Terminal,  Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia diparkir di dermaga Car Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.

Di samping itu, ekspor mobil secara terurai alias completely knocked down (CKD) juga mengalami peningkatan 5,2 persen dibanding Juni 2020. Secara volume, terjadi pertumbuhan sebanyak 106 unit menjadi 2.138 unit.

Sementara untuk ekspor komponen di periode yang sama, meningat 2,8 persen dari 2.552.706 unit menjadi 2.625.152 unit. Berikut detailnya:

Ekspor CBU periode Juli 2020

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X