Ini Alasan Tilang Ganjil Genap Diundur hingga Pekan Depan

Kompas.com - 06/08/2020, 13:10 WIB
Sejumlah anggota Kepolisian membentangkan spanduk sosialisasi pemberlakuan kembali ganjil genap di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (2/8/2020). Pemprov DKI Jakarta menerapkan kembali aturan ganjil genap bagi kendaraan roda empat saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Senin (3/8/2020) di 25 ruas jalan Ibu Kota. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATSejumlah anggota Kepolisian membentangkan spanduk sosialisasi pemberlakuan kembali ganjil genap di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (2/8/2020). Pemprov DKI Jakarta menerapkan kembali aturan ganjil genap bagi kendaraan roda empat saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Senin (3/8/2020) di 25 ruas jalan Ibu Kota.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak kepolisian memperpanjang implementasi sanksi untuk pengendara mobil pribadi yang melanggar aturan ganjil genap di DKI Jakarta.

Bila semula bakal diterapkan mulai Kamis (6/8/2020), kini resmi diperpanjang hingga pekan depan, tepatnya 10 Agustus 2020. Kondisi tersebut diikuti dengan perpanjangan masa sosialisasi yang akan berakhir pada Jumat (7/8/2020).

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan, alasan sosialiasi ganjil genap diperpanjang lantaran masih banyaknya pelanggaran yang ditemui, terutama pada hari kedua dan ketiga.

Baca juga: Sosialisasi Diperpanjang, Tilang Ganjil Genap Berlaku Pekan Depan

"Selama tiga hari sosialisasi, Senin hingga Rabu kemarin itu tren pelanggarannya meningkat. Hari pertama masih lumayan, tapi begitu masuk ke hari kedua dan ketiga, ternyata jumlahnya meningkat," ucap Fahri saat dihubungi Kompas.com, Kamis (6/8/2020).

Sejumlah petugas gabungan memberi arahan kepada pengendara mobil pada uji coba ganjil genap di ruas Tol Jagorawi, Jakarta, Senin (16/4/2018). Uji coba yang dilakukan setiap hari Senin-Jumat kecuali hari libur nasional tersebut dimulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB diharapkan dapat mengurai kemacetan.MAULANA MAHARDHIKA Sejumlah petugas gabungan memberi arahan kepada pengendara mobil pada uji coba ganjil genap di ruas Tol Jagorawi, Jakarta, Senin (16/4/2018). Uji coba yang dilakukan setiap hari Senin-Jumat kecuali hari libur nasional tersebut dimulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB diharapkan dapat mengurai kemacetan.

Meski tak menyebutkan secara detail mengenai jumlah pelanggar selama tiga hari sosialisasi, melihat dari peningkatan pelanggar ganjil genap yang masih tinggi, kepolisian akhirnya mengambil sikap untuk memperpanjang masa sosialisasi menjadi lima hari, atau sampai Jumat nanti.

Dengan demikian, tilang untuk ganjil genap pun diundur hingga awal pekan depan. Saat ini, menurut Fahri, kepolisian akan memasifkan kembali soal sosialisasi baik dengan cara turun ke lapangan atau melalui informasi di media sosial.

"Karena itu, kami akan dorong lagi soal sosialisasinya. Kami akan tempatkan personel untuk melakukan teguran sekaligus sosialisasi di ruas-ruas yang masih dalam zona ganjil genap, membagikan pamflet, lalu dari media sosial kami juga," ucap Fahri.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Daftar 25 Ruas Jalan di Jakarta Terapkan Ganjil Genap

"Berdasarkan hasil evaluasi selama tiga hari lalu, kebanyakan pengendara yang ditegur mengaku tidak tahu bila ganjil genap sudah diberlakukan lagi. Jadi latar belakang itu yang akhirnya diputuskan untuk meneruskan sosialisasi sampai besok ini," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X