Jika Merasakan Gejala Seperti Ini, Berarti Mobil Butuh Spooring

Kompas.com - 01/08/2020, 18:42 WIB
Ilustrasi berkendara. ThinkstockIlustrasi berkendara.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengendarai kendaraan roda empat tidak hanya butuh keamanan tetapi juga kenyamanan selama melakukan perjalanan.

Maka dari itu, perawatan tidak hanya cukup dilakukan pada bagian mesin saja melainkan juga bagian kaki-kaki.

Tak bisa dipungkiri, bagian kaki-kaki mobil ini tidak hanya memberikan efek pada kenyamanan saja tetapi juga pada keamanan.

Semakin bagus kondisinya tentunya akan enak saat dikendarai, begitu pula sebaliknya. Tetapi jika bagian kaki-kaki sudah mengalami gejala yang tidak beres sebaiknya segera dilakukan pengecekan ke bengkel.

Pasalnya, jika kondisi yang tidak bagus tetap dibiarkan atau bahkan diabaikan bukan tidak mungkin akan bisa membahayakan pengemudi maupun penumpang yang ada di dalamnya.

Baca juga: Alasan Kenapa Setelah Ganti Ban, Mobil Wajib di Balancing

Ilustrasi spooring dan balancing roda mobilSTANLY RAVEL Ilustrasi spooring dan balancing roda mobil

Salah satu gejala yang sering dirasakan oleh seorang pengemudi jika kondisi kaki-kaki bermasalah, yaitu setir atau kemudi yang tidak seimbang.

Adanya keanehan pada bagian kaki-kaki membuat kemudi tidak bisa tenang alias sering banting ke kiri atau pun ke kanan.

Jika mobil sudah mengalami kondisi seperti itu berarti perlu dilakukan penyesuaian kembali atau spooring.

Spooring adalah meluruskan kembali kedudukan empat roda mobil seperti saat awal keluar dari pabrikan atau sesuai dengan setingan dari pabrik.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Ban Motor Matik Lebih Mudah Bocor

Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna mengatakan, mobil yang setirnya tidak tenang atau stabil menjadi salah satu tanda bahwa perlu dilakukan spooring.

“Mobil yang butuh spooring biasanya ditandai dengan setir yang tidak nyaman yaitu kemudi banting kiri dan ke kanan,” ujarnya kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Suparna menyarankan, jika pemilik mobil sudah merasakan gejala yang mengganggu kenyamanan tersebut sebaiknya kaki-kaki dilakukan spooring ulang.

Spooring dan balancing perlu dilakukan secara rutin tiap 10.000 Kmbavarianautotechnik.com Spooring dan balancing perlu dilakukan secara rutin tiap 10.000 Km

Baca juga: Ban Kendaraan Bisa Kedaluwarsa, Mitos atau Fakta?

Hal ini karena jika kestabilan kemudi terganggu atau tidak bisa tenang bukan tidak mungkin bisa menimbulkan bahaya jika dikendarai di jalan raya.

“Jika mobil sudah menunjukkan gejala tersebut sebaiknya dilakukan spooring agar mobil kembali nyaman saat dikendarai dan tidak membahayakan,” ucapnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X