Mengapa Banyak Bus Menggunakan Airsus?

Kompas.com - 28/07/2020, 08:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Mengganti per dengan suspensi udara alias airsus biasa dilakukan saat memodifikasi mobil. Adanya sistem airsus ini membuat mobil bisa ceper ketika parkir dan kembali normal saat dipakai jalan.

Tidak hanya di mobil, airsus juga lazim dipakai pada bus. Biasanya fitur ini disematkan pada sasis asal eropa, namun saat ini sudah banyak juga sasis asal Jepang dan China yang menggunakan suspensi udara sebagai standar.

Anggota Forum Bismania Indonesia, Dimas Raditya mengatakan, efek dari sasis dengan suspensi udara yaitu lebih ke kenyamanan dari penumpangnya.

Baca juga: Foto Viral Setruk Jalan Tol Ditambah Denda Tilang, Ini Kata Operator

Sasis bus narrowDuniaotomotifmodifikasi Sasis bus narrow

“Bisa dikatakan lumayan berpengaruh (dengan kenyamanan). Kalau dibanding dengan sasis zaman sekarang yang masih per daun, masih enak yang pakai suspensi udara,” kata Dimas kepada Kompas.com, Senin (27/7/2020).

Export Manager karoseri Laksana, Werry Yulianto mengatakan, fungsi suspensi udara di bus yaitu untuk meningkatkan kenyamanan penumpang dan rasa berkendara dari bus tersebut.

Bus dengan air suspension bertujuan agar bantingannya lebih nyaman dan empuk. Penggunaan air suspension bisa lebih meredam guncangan dari jalan yang tidak rata,” kata Werry kepada Kompas.com.

Baca juga: Toyota Vios Dapat Penyegaran, Harga Mulai Rp 198 Jutaan

Selain itu, jika berhenti, ketinggian bus bisa dikurangi sehingga memudahkan penumpang untuk naik. Bahkan pada beberapa sasis, ada mode suspensi udara yang miring ke satu sisi. Begitu juga untuk bus kota low entry.

“Bus kota bodi low entry dengan sasis Scania, menggunakan Electronically Controlled Air Suspension (ECAS), itu bisa diatur lebih rendah lagi, agar penumpang semakin mudah masuk,” ucap Werry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.