Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang Lagi, Ganjil Genap Belum Berlaku

Kompas.com - 17/07/2020, 08:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengumumkan PSBB transisi diperpanjang sampai 30 Juli 2020. Sebelumnya PSBB transisi diketahui berlaku sejak 5 Juni 2020.

PSBB transisi awalnya dilaksanakan sampai 2 Juli 2020. Namun Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk memperpanjangnya hingga 16 Juli 2020.

Dengan kembali diperpanjangnya PSBB transisi, hal ini berimbas pada aturan ganjil genap di Jakarta, yang sudah absen sejak April 2020.

Baca juga: Ford Bekas Tahun Muda Cuma Rp 100 Jutaan

Sejumlah petugas kepolisian memberi arahan kepada pengendara mobil pada uji coba ganjil genap di ruas Tol Jagorawi, Jakarta, Senin (16/4/2018). Uji coba yang dilakukan setiap hari Senin-Jumat kecuali hari libur nasional tersebut dimulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB diharapkan dapat mengurai kemacetan.MAULANA MAHARDHIKA Sejumlah petugas kepolisian memberi arahan kepada pengendara mobil pada uji coba ganjil genap di ruas Tol Jagorawi, Jakarta, Senin (16/4/2018). Uji coba yang dilakukan setiap hari Senin-Jumat kecuali hari libur nasional tersebut dimulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB diharapkan dapat mengurai kemacetan.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sampai saat ini belum memutuskan kapan pembatasan kendaraan melalui aturan ganjil genap pelat nomor kendaraan di sejumlah ruas jalan.

“Jadi sampai saat ini belum ada keputusan kapan ganjil genap akan kita laksanakan kembali,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombel Pol Sambodo Purnomo Yogo, saat dihubungi Kompas.com (16/7/2020).

Menurut Sambodo, tujuan utama dari aturan ganjil genap adalah mendorong masyarakat untuk menggunakan kendaraan umum, ketimbang kendaraan pribadi.

Baca juga: Keluar Masuk DKI Jakarta Harus Sertakan CLM, Begini Caranya

Uji Coba Perluasan Ganjil GenapKOMPAS.com/Gilang Uji Coba Perluasan Ganjil Genap

Dengan banyaknya masyarakat yang menggunakan transportasi massal, diharapkan volume kendaraan di jalan menurun, sehingga bisa mengurangi kemacetan.

Tapi, dengan aktifnya ganjil genap dikhawatirkan dapat menimbulkan penumpukan penumpang yang menggunakan kendaraan umum.

Kondisi ini dikhawatirkan malah menyulitkan aturan jaga jarak dan akan menambah penyebaran Covid-19.

“Misalnya hari ini tanggal ganjil, bagi yang genap pasti dia akan beralih menggunakan kendaraan umum. Jadi dalam rangka menjaga physical distancing di kendaraan umum, sampai saat ini masih kita bahas,” kata Sambodo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.