Tidak Ada Kisi-kisi AC di Dasbor Depan Bus

Kompas.com - 08/07/2020, 16:01 WIB
louver AC bus Kompas.com/Fathan Radityasanilouver AC bus

JAKARTA, KOMPAS.com – Mayoritas bus yang ada di Indonesia saat ini sudah dilengkapi dengan air conditioner ( AC). Sistemnya pun sama dengan yang ada di kendaraan biasa, namun perbedaannya pada bagian dasbor pengemudi bus, tidak terdapat kisi-kisi AC.

Bagian dasbor pengemudi bus terdiri dari speedometer beserta tombol-tombol lainnya, namun tidak ada kisi-kisi AC. Kisi-kisi AC untuk pengemudi bus biasa diletakkan pada bagian atas kepala, dekat panel samping.

Lalu mengapa kisi-kisi AC tidak bisa dipindah ke bagian dasbor pengemudi?

Baca juga: Akal-akalan Pedagang Motor Bekas Bikin Halus Suara Mesin

dasbor bushaltebus.com dasbor bus

Sales Staff karoseri Tentrem, Dimas Raditya mengatakan, memasang kisi-kisi AC pada dasbor pengemudi terlalu jauh jalurnya, sehingga kecepatan anginnya tidak sama.

“Dulu zaman bodi Scorpion series, kisi-kisi ACnya ada di dasbor. Namun lama-kelamaan dinilai kurang optimal hembusan anginnya. Akhirnya sekarang biar efisien, ditaruh di atas driver saja,” ucap Dimas kepada Kompas.com, Selasa (7/7/2020).

Dimas mengatakan, kalau mau embusan anginnya maksimal, harus menambah blower kecil khusus di dalam dasbor. Jadi untuk sekarang tidak bisa pasang kisi-kisi ac di dasbor karena tidak ada lubang ACnya.

Baca juga: Dimensi Lebih Besar dan Mesin Baru, Begini Wujud Honda HR-V 2021

Export Manager karoseri Laksana, Werry Yulianto menambahkan, pemasangan kisi-kisi AC di atas kepala pengemudi juga mempertimbangkan keamanan dari alat-alat elektronik yang ada di balik dasbor.

“Pasang di atas kepala pengemudi lebih mudah dilakukan dan mengurangi risiko kebocoran AC. Jika di dasbor, khawatir ada embun akibat kebocoran AC yang bisa merusak rangkaian elektronik yang ada di dalamnya,” kata Werry kepada Kompas.com.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X