Khusus di Bali, Harga Pertalite Lebih Murah

Kompas.com - 08/07/2020, 10:02 WIB
Petugas memeriksa alat pengisi bahan bakar minyak jenis baru, Pertalite RON 90, sebelum peluncuran di SPBU Coco, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2015). PT Pertamina (Persero) akan menjual Pertalite RON 90 pertama kali pada Jumat, 24 Juli mendatang di Jakarta, Bandung, dan Surabaya. TRIBUN NEWS / IRWAN RISMAWANPetugas memeriksa alat pengisi bahan bakar minyak jenis baru, Pertalite RON 90, sebelum peluncuran di SPBU Coco, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2015). PT Pertamina (Persero) akan menjual Pertalite RON 90 pertama kali pada Jumat, 24 Juli mendatang di Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Khusus masyarakat di Bali, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jawa Timur, Bali, & Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menawarkan harga khusus untuk pembelian bahan bakar jenis Pertalite.

Melalui Program Langit Biru, Pertamina memberikan harga khusus Pertalite yang setara dengan banderol Premium, yakni Rp 6.450 per liter. Harga tersebut bisa dinikmati warga Denpasar baik yang menggunakan mobil, sepeda motor, roda tiga, angkutan kota, dan taksi.

Menurut VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman mengatakan, harga khusus yang berlaku di Bali menjadi suatu bentuk dukungan dari program pemerintah daerah yang selaras dengan program Langit Biru.

Baca juga: Pakai BBM Oktan Tinggi, Benarkah Bikin Performa Meningkat?

"Kenapa hanya di Bali, jadi ini memang program daerah atau lokal dari Pertamina untuk mendukung program pemerintah daerahnya. Sebenarnya kami punya banyak program di daerah lain juga, namun berbeda-beda," ucap Fajriyah saat dihubungi Kompas.com, Selasa (7/7/2020).

Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Diketahui, tujuan Pertamina memberikan harga khusus bagi Pertalite di Bali adalah untuk menstimulus masyarakat agar beralih menggunakan jenis BBM yang lebih berkualitas. Dengan kandungan oktan yang lebih tinggi, otomatis akan lebih ramah lingkungan dan lebih rendah emisi.

Tak hanya itu, BBM dengan oktan lebih tinggi juga membuat pembakaran di ruang mesin kendaraan menjadi lebih sempurna. Hasilnya, pemakaian bahan bakar menjadi lebih irit.

Rustam Aji, Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji mengatakan, selain untuk memberikan pengalaman mengunakan Pertalite, program Langit Biru juga bertujuan agar konsumen kendaraan bermotor lebih peduli kepada lingkungan dengan cara menggunakan bahan bakar yang ramah lingkungan.

Baca juga: Cegah Penyebaran Corona, Pertamina Mulai Uji Coba Transaksi Non-tunai

Pertamina berkomitmen untuk terus perluas akses bahan bakar minyak (BBM) hingga ke pelosok negeri untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat Indonesia (Dok. Pertamina) Pertamina berkomitmen untuk terus perluas akses bahan bakar minyak (BBM) hingga ke pelosok negeri untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat Indonesia

"Adanya program ini, diharapkan dapat mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan agar mau beralih ke bahan bakar yang lebih baik, rendah emisi sehingga tercipta pengurangan polusi udara dan lingkungan yang sehat," kata Rustam.

Harga khusus Pertalite bisa dinikmatik pada 50 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di Bali. Konsumen dapat melakukan transaksi secara tunai maupun non-tunai dengan menggunakan kartu debit, kartu kredit, maupun aplikasi MyPertamina untuk menikmati promo tersebut.

Rustam menambahkan, masyarakat dapat memanfaatkan keuntungan loyalty program dengan menggunakan aplikasi MyPertamina melalui promoyang sedang berlangsung.

Baca juga: Isi BBM di SPBU, Pengendara Mobil Tak Perlu Turun

Pertalite semakin diminati dan tersedia di seluruh kota serta kabupaten di Jawa Barat dan Banten. Harga pun turun per 1 September 2015.Pertamina Pertalite semakin diminati dan tersedia di seluruh kota serta kabupaten di Jawa Barat dan Banten. Harga pun turun per 1 September 2015.

Mulai dengan cashback 30 persen maksimal Rp.20.000 per hari untuk pelanggan yang membeli Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex di seluruh SPBU Pertamina dengan transaksi non tunai menggunakan LinkAja dari aplikasi MyPertamina.

Menurut Rustam, volume konsumsi BBM Perta-Series untuk di Provinsi Bali per Juni 2020 sudah mencapai 72 persen dari total konsumsi BBM Gasoline. Selain itu, total konsumsi Perta Series di Bali pada pertengahan tahun 2020 juga meningkat 18 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X