Pesanan Ambulans Diprediksi Meningkat Selama Pandemi

Kompas.com - 03/07/2020, 07:42 WIB
Petugas kesehatan melewati mobil ambulans di halaman RS Pertamina Jaya, Jakarta Timur, Selasa (5/5/2020). RS Pertamina Jaya dikhususkan untuk menangani pasien virus corona dengan gejala berat dan dilengkapi dengan Command Center dimana 65 Rumah Sakit BUMN di seluruh Indonesia terkoneksi. Sedangan Hotel Patra Comfort sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19 disiagakan untuk menampung pasien corona. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas kesehatan melewati mobil ambulans di halaman RS Pertamina Jaya, Jakarta Timur, Selasa (5/5/2020). RS Pertamina Jaya dikhususkan untuk menangani pasien virus corona dengan gejala berat dan dilengkapi dengan Command Center dimana 65 Rumah Sakit BUMN di seluruh Indonesia terkoneksi. Sedangan Hotel Patra Comfort sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19 disiagakan untuk menampung pasien corona.

JAKARTA, KOMPAS.com – Penjualan mobil dalam beberapa bulan terakhir mengalami penurunan signifikan dibandingkan sebelum masa pandemi. Meski begitu, beberapa segmen diklaim masih bisa bertahan, bahkan mengalami peningkatan.

Salah satunya segmen khusus, mobil ambulans yang berpotensi mengalami peningkatan. Seperti diketahui, pandemi Covid-19 telah membuat banyak pihak menyediakan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

Denny Perdana, Area Sales Manager PT Sokonindo Automobile, mengatakan, konsumen mobil ambulans paling banyak saat ini adalah instansi pemerintah maupun swasta.

Baca juga: Masih Perlukah Kebiasaan Memanaskan Mesin pada Sepeda Motor Injeksi?

Ilustrasi sirineShutterstock Ilustrasi sirine

“Kalau kita lihat di data LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah), tahun kemarin datanya sekitar 3.000-an unit setahun,” ujar Denny, dalam diskusi virtual (2/7/2020).

Denny memprediksi, dengan situasi dunia yang masih dirundung wabah virus corona, peluang penjualan ambulans ke depannya masih sangat terbuka.

“Kalau kita lihat proyeksi pertumbuhan ambulans akan meningkat, hampir semua instansi mewajibkan punya ambulans,” katanya.

Baca juga: Deretan Mobil Bekas yang Bakal Dicari Saat New Normal

DFSK meluncurkan Super Cab AmbulansDFSK DFSK meluncurkan Super Cab Ambulans

“Jadi kalau sebelumnya 3.000 unit setahun, itu pun dari pemerintah saja, ke depan kami yakin bisa lebih banyak. Mungkin bisa meningkat 15-20 persen pada tahun-tahun berikutnya,” ucap Denny.

Sementara itu, Arviane D. Bahar, PR & Digital Manager PT Sokondindo Automobile, mengatakan, pihaknya melakukan terobosan dengan meluncurkan DFSK Super Cab ambulans.

Peluncuran produk ini salah satunya dilakukan perusahaan dalam membaca peluang kondisi pasar di Indonesia.

Baca juga: Mobil Pribadi Boleh Bawa Penumpang Penuh, tetapi Ada Syaratnya

DFSK Super Cab AmbulansDFSK DFSK Super Cab Ambulans

 

Menurutnya, mobil ini sudah dikembangkan dan ditampilkan dalam pameran otomotif sejak 2018.

Kini bertepatan dengan pandemi virus corona, Super Cab ambulans yang dibangun dari basis pikap mulai dipasarkan.

“Dalam pembangunan Super Cab ambulans kami kerja sama dengan karoseri yang sudah kompeten di bidangnya. Segala equipment bakal diakomodir karoseri yang telah mendapatkan standar dari Kementerian Kesehatan,” kata Arviane.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X