Era New Normal, Konsumsi BBM Pertamina Naik Lagi

Kompas.com - 28/06/2020, 09:41 WIB
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) mengklaim konsumsi bahan bakar minyak ( BBM) mulai beranjak naik sejak masa adaptasi new normal. Mulai dari 8 Juni hingga saat ini, rata-rata mencapai 114.000 kilo liter (Kl) per harinya.

Walau diakui jumlah tersebut masih di bawah rata-rata normal pada Januari hingga Februari yang mencapai 135.000 kl per hari, tapi sudah ada kenaikan 10 persen dibandingkan saat permberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB).

Fajriyah Usman, Vice President Corporate Communication Pertamina, menjelaskan kenaikan konsumsi BBM terjadi baik untuk bensin dan diesel. Hal ini dipicu mulai beroperasinya sejumlah kegiatan, yang membuat transportasi umum dan kendaraan pribadi mulai banyak bergerak.

Baca juga: Penerapan Euro 4 Mundur, Isuzu Panther Enggak Jadi Disuntik Mati

"Selama PSBB konsumsi BBM secara umum mengalami penurunan hingga sekitar 26 persen. Untuk saat ini, penurunannya menjadi sekitar 16 persen dibandingkan rata-rata konsumsi normal," ucap Fajriyah dalam keterangan resminya, Sabtu (27/6/2020).

Ilustrasi SPBU Pertamina. KOMPAS/HERU SRI KUMORO Ilustrasi SPBU Pertamina.

Jelang semester kedua 2020, dengan adanya kebijakan transisi new normal, Fajriyah mengatakan untuk konsumsi rata-rata bensin tercatat 78,82 ribu Kl, sementara untuk bahan bakar diesel mencapai 34,99 ribu Kl.

Sementara untuk mendorong penjualan sekaligus menunjukkan komitmen perusahan dalam menjalankan tugas menyediakan energi, Pertamina akan tetap mendistribusikan BBM ke seluruh pelosok negeri.

"Dengan demikian, seluruh SPBU tetap beroperasi melayani konsumen baik pada masa PSBB, new normal, maupun normal. Selain itu, program promosi cashback dan Berbagi Berkah My Pertamina juga tetap berlanjut sebagai stimulus untuk konsumen," ucap Fajriyah.

Baca juga: Mengenal Profesi Pengemudi Tengah dan Pinggir pada Bus AKAP

Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Pada masa pendemi Covid-19, seluruh lini bisnis Pertamina baik hulu sampai dengan hilir masih tetap beroperasi sesuai dengan amanah sebagai Badan Usaha Milik Negeri (BUMN). Hal ini juga dilakukan sebagai upaya pemulihan ekonomi di sejumlah wilayah yang belum berata.

"Untuk memastikan kebutuhan energi, Pertamina tetap menyediakan BBM di seluruh wilayah sesuai permintaan, dengan pasokan yang tersedia dalam jumlah yang aman, Pertamina dapat berkontribusi menggerakan ekonomi nasional," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X