Begini Alur dan Biaya Perpanjangan SIM di Layanan Keliling

Kompas.com - 24/06/2020, 07:12 WIB
Pelayanan SIM keliling di tetap beroperasi di depan Gereja Catharina, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (25/12/2018) KOMPAS.com/Ryana AryaditaPelayanan SIM keliling di tetap beroperasi di depan Gereja Catharina, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (25/12/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Perpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi ( SIM), tidak harus dilakukan di layanan Satuan Pelayanan Administrasi ( Satpas). Setiap pemilik SIM bisa melakukan perpanjangan SIM di layanan keliling.

Hadirnya layanan keliling atau SIM Keliling memudahkan masyarakat dalam mengurus masa berlaku SIM yang sudah habis. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum datang ke SIM Keliling.

Baca juga: Pendaftaran SIM Gratis di Jatim Sudah Dibuka

Sebaiknya, pemohon sudah menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan, seperti foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP). Jika belum, di dekat lokasi biasanya tersedia tempat penggandaan dokumen.

Pelayanan SIM Keliling di Universitas Trilogi Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019)KOMPAS.com / Walda Marison Pelayanan SIM Keliling di Universitas Trilogi Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019)

Jangan lupa juga untuk membawa alat tulis, seperti pulpen. Perlu diketahui, SIM Keliling hanya menerima perpanjangan SIM A (mobil) dan SIM C (motor) saja.

Jika semua sudah siap, datang ke bus atau truk SIM keliling dan langsung mendaftar. Selanjutnya, pemohon akan diberikan formulir, dan foto kopi KTP diserahkan kepada petugas itu.

Formulir yang harus diisi, seperti biodata pemohon dan setelah itu dokumen kembali diserahkan kepada petugas. Setelah dokumen diserahkan, langsung dipanggil ke dalam bus. Di dalam, pemohon akan dites mata dengan melihat dua angka di kertas.

Baca juga: Polisi Tambah Lokasi SIM Keliling di Kalibata dan Cempaka Mas

Setelah berhasil menjawab dengan benar, maka langsung diarahkan menuju tempat foto, yang ada di sebelahnya. Selanjutnya, petugas akan minta pemohon untuk membayar.

Bila merujuk Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 tahun 2016, tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), biaya perpanjang SIM A Rp 80.000, sementara C Rp 75.000.

Mobil pelayanan SIM keliling dibawah Kolong Tol Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (10/2/2016).Dian Ardiahanni/Kompas.com Mobil pelayanan SIM keliling dibawah Kolong Tol Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (10/2/2016).

Namun, ada tambahan uang kesehatan sebesar Rp 25.000 dan asuransi Rp 30.000. Sehingga, totalnya menjadi Rp 135.000 untuk SIM A dan Rp 130.000 untuk SIM C.

KompasOtomotif pernah mencoba layanan SIM Keliling untuk memperpanjang SIM C. Kala itu, petugas langsung mengatakan, total biaya semuanya Rp 140.000. Sayangnya tidak ada bukti pembayaran dan rincian yang diberikan oleh petugas.

"Jadi itu biaya total, termasuk setoran ke negara, tes kesehatan, dan asuransi," ujar petugas SIM keliling di diler Honda Dewi Sartika, beberapa waktu lalu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X