Pabrik Royal Enfield Mulai Beroperasi Kembali

Kompas.com - 10/05/2020, 14:22 WIB
Royal Enfield Classic 500 Pegasus Foto: IstimewaRoyal Enfield Classic 500 Pegasus
|

CHENAI, KOMPAS.com - Setelah sempat berhentri beroperasi akibat pemberlakukan lockdown, mulai 6 Mei 2020 Royal Enfield kembali menjalankan fasilitas produksi di pabrik Chennai, India.

Meski sudah kembali beroperasi, pabrik belum berjalan maksimal. Untuk tahap awal pabrik hanya menjalankan satu shift dengan jumlah pekerja minimal, itu pun yang rumahnya dekat pabrik.

Hal itu dilakukan untuk mencegah perjalanan jauh. Aktivitas pabrik juga dibatasi, pekerja tetap menjalankan sosial distancing dan mematuhi protokol keselamatan yang cukup ketat.

Baca juga: Royal Enfield Tertarik Bikin Scrambler 650 cc

Royal Enfield Classic 500 Pegasus cuma tersedia 40 unit di Indonesia.KOMPAS.com / Aditya Maulana Royal Enfield Classic 500 Pegasus cuma tersedia 40 unit di Indonesia.

Jika pabrik di Oragadam, Chennai, sudah mulai beroperasi namun dua fasilitas manufaktur lain yaitu di Tiruvottiyur dan Vallam Vadagal belum buka, dan baru akan memulai produksi secara bertahap.

Pun demikian dengan kantor, baik kantor di Chennai, Gurgaon, dan pusat teknis di Inggris belum buka. Semua kantor masih tutup sampai ada pemberhentian lebih lanjut dan semua karyawan bekerja dari rumah.

Baca juga: Royal Enfield Interceptor Flat Tracker Karya Suster Rumah Sakit

Royal Enfield mengatakan saat inia da 120 diler di seluruh dunia yang sudah mulai beroperasi secara parsial. Diharapkan pada akhir Mei 2020 sudah ada 300 diler yang bisa kembali beroperasi.

Optimisme itu dilakukan melihat ada tanda-tanda kemajuan terhadap penanganan Covid-19. Meskipun tidak lupa tetap melakukan protokol kesehatan dan mengikuti anjuran jaga jarak sosial.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X