Masa Pandemi, Toyota Indonesia Lanjutkan Pengembangan Mobil Listrik

Kompas.com - 06/05/2020, 18:38 WIB
Toyota Prius PHEV Kompas.com Otomotif Challenge (KOC) KOMPAS.comToyota Prius PHEV Kompas.com Otomotif Challenge (KOC)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota Indonesia memastikan tetap melanjutkan proses pengembangan dan penciptaan ekosistem kendaraan bermotor listrik, meski dibayangi pandemi virus corona alias Covid-19.

Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy menjelaskan, hal tersebut karena elektrifikasi merupakan rencana jangka panjang dari perseroan. Sehingga, walau kini ada tantangan tapi rencana itu belum berubah.

"Memang ada dampaknya (karena pandemi), tapi kita tetap berkomitmen terhadap teknologi listrik di Indonesia. Ini jangka panjang, jadi bukan hanya untuk tahun ini saja," katanya dalam diskusi virtual, Selasa (5/5/2020).

Baca juga: Masa Pandemi, Toyota Indonesia Tetap Berencana Meluncurkan Produk Baru

Perjalanan test drive jajaran mobil hybrid dan PHEV Toyota, dari Banyuwangi-Bali, 9-11 Oktober 2019.CUTENK Perjalanan test drive jajaran mobil hybrid dan PHEV Toyota, dari Banyuwangi-Bali, 9-11 Oktober 2019.

Anton menambahkan, mobil listrik merupakan salah satu teknologi masa depan yang terbukti mampu mengurangi tingkat emisi kendaraan (berkaitan dengan polusi udara) dan konsumsi bahan bakar fosil.

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pun telah merancang rencana jangka menengah dan panjang untuk kendaraan ramah lingkungan itu, lalu kemudian dilanjuti oleh para produsen nasional.

Namun Anton masih belum memastikan peluncuran produk kendaraan listrik tahun ini. "Kita tetap lanjutkan (program elektrifikasi). Terkait peluncuran produk, kita harus lihat berbagai hal seperti kondisi market dan persiapannya," ujar dia.

Baca juga: 5 Tahun Lagi Toyota Indonesia Produksi Mobil Listrik

Teknologi mesin hybrid ToyotaOtomania/Setyo Adi Teknologi mesin hybrid Toyota

Sebelumnya, General Manager Planning Division PT TAM Mohammad Farauk menyatakan bahwa mobil listrik punya kesempatan besar untuk semakin eksis di tahun 2020. Hal ini sejalan dengan bertumbuhnya penjualan mobil listrik selama 2019.

"Saya lihat ini adalah semangat baru untuk pasar otomotif Indonesia, dan tentu kita akan memberikan yang terbaik sesuai kebutuhan dan keinginan konsumen. Tentu, kita akan tetap semangat terhadap kendaraan listrik. Tapi detailnya ditunggu saja," ujar dia.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X