Ini yang Dilakukan Dorna bila Pebalap MotoGP Terjangkit Virus Corona

Kompas.com - 03/05/2020, 07:22 WIB
Ajang balap motor listrik MotoE di MotoGP. (Photo by Marco Bertorello / AFP) MARCO BERTORELLOAjang balap motor listrik MotoE di MotoGP. (Photo by Marco Bertorello / AFP)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyelenggara kejuaraan dunia MotoGP, Dorna Sport, tengah menyusun berbagai langkah antisipatif untuk bisa menggelar balapan pada musim ini.

Salah satunya ialah penanggulangan dalam menghadapi pebalap yang dinyatakan atau diindikasi positif virus corona alias Covid-19. Pasalnya, risiko ini tetap hadir meski pandemi di wilayah Eropa mulai mereda.

"Kami telah berbicara dengan pabrikan dan tim untuk meminimalkan jumlah personel yang diperlukan dalam balapan. Bila hal tersebut terjadi maka dia (pebalap bersangkutan) harus diisolasi," kata CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpelata dilansir laman GPOne, Sabtu (2/5/2020).

Baca juga: Kamus MotoGP dan Istilah yang Sering Digunakan di Dunia Balap

Rossi start dari urutan terakhir di Valencia pada MotoGP 2015MotoGP Rossi start dari urutan terakhir di Valencia pada MotoGP 2015

Sembari menunggu kesimpulan medis dan pemulihan, pihak Dorna akan melakukan tracking dengan siapa saja pebalap tersebut berinteraksi.

"Semua orang yang pernah ditemuinya harus dikarantina. Pastinya, dia tidak diperbolehkan ikut balapan seperti ketika cedera," lanjut Ezpelata.

Ketika pebalap sudah dinyatakan sehat dan aman, Dorna memperbolehkannya untuk kembali dan mengikuti laga MotoGP 2020. Adapun regulasi perolehan poinnya disesuaikan dengan aturan yang sudah ada.

Lebih lanjut mengenai protokol penyelenggaran dalam ruang lingkup lebih besar, Dorna Sports saat ini sedang bersinergi dengan Kementrian Olahraga Spanyol untuk mengambil langkah kedepannya.

Baca juga: MotoGP Hanya Akan Digelar di Eropa dan Tanpa Penonton

Sejumlah pebalap melaju seusai start MotoGP Catalunya, 16 Juni 2019. AFP/LLUIS GENE Sejumlah pebalap melaju seusai start MotoGP Catalunya, 16 Juni 2019.

"Kami sedang membuat protokol dengan Kementerian Olahraga Spanyol. Nantinya, akan ada batasan tertentu dalam setiap paddock tiap tim," kata dia.

"Langkah lain yang dapat diterapkan ialah melakukan uji tes, baik itu dilakukan sebelum maupun sesudah balapan berlangsung," lanjut Ezpelata.

Namun untuk detail regulasinya bakal dirilis pada Juli mendatang, bersamaan dengan keputusan pergelaran MotoGP 2020.



Sumber gpone
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X