[POPULER OTOMOTIF] Mobil Transmisi Matik Rawan Rem Blong? | Kunci Setang Skutik ke Kanan Anti Maling

Kompas.com - 20/04/2020, 06:02 WIB
Ilustrasi berkendara mobil SHUTTERSTOCKIlustrasi berkendara mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Perkembangan kendaraan roda empat dengan transmisi otomatis begitu pesat. Mobil matik mendapatkan tempat tersendiri bagi para pengemudi yang tidak mau disibukan dengan menginjak pedal kopling dan memindahkan tuas persneling.

Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkannya, tidak heran jika banyak yang beranggapan bahwa mengendarai mobil matik lebih nyaman dibandingkan dengan mobil manual.

Hal ini salah satunya karena pengemudi tidak perlu memindah gigi persneling saat akan menambah kecepatan atau menguranginya.

Selain itu, yang tak kalah menariknya lagi soal kunci skutik ke arah kanan akan mempersulit gerak maling ketika mencoba ingin mencuri.

Penasaran seperti apa, berikut ini lima berita terpopuler di kanal otomotif pada Minggu 19 April 2020:

1. Mitos atau Fakta, Mobil Transmisi Matik Rawan Rem Blong?

Ilustrasi berkendara di tol trans jawadok.HPM Ilustrasi berkendara di tol trans jawa

Dealer Technical Support, Dept. Head PT. Toyota Astra Motor (TAM), Didi Ahadi mengatakan, mobil matik tidak seperti mobil manual yang bisa menggunakan engine untuk mengurangi kecepatan kendaraan terutama saat di jalan menurun.

“Sedangkan kalau mobil matik tidak memasukkan gigi rendah tapi hanya mengandalkan rem saja untuk mengurangi kecepatan,” katanya kepada Kompas.com belum lama ini.

Penggunaan rem yang berlebihan, lanjut Didi akan menyebabkan panas atau minyak rem menjadi mendidih.

Efeknya adalah terjadinya vapor lock pada sistem pengereman mobil dengan transmisi otomatis.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Mobil Transmisi Matik Rawan Rem Blong?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X