Sidang Tilang Digelar Tanpa Dihadiri Pelanggar

Kompas.com - 01/04/2020, 17:06 WIB
Ilustrasi tilang pada pelanggar lalu lintas pengguna mobil di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara yang, Selasa (10/9/2019) KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIIlustrasi tilang pada pelanggar lalu lintas pengguna mobil di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara yang, Selasa (10/9/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memutuskan tetap menggelar sidang putusan bukti pelanggaran ( tilang) di pengadilan negeri DKI Jakarta walau tanpa dihadari pelanggar lalu lintas selama pandemi virus corona (Covid-19).

Namun, pelaksanaan pengembalian barang bukti, pembayaran denda tilang, dan sisa denda tilang kembali dilakukan pengunduran pelaksanaan hingga waktu yang tidak ditentukan.

"Kejaksaan Negeri mengundur kembali waktu pelaksanaan pemberian pelayanan menjadi waktu yang tidak ditentukan. Ini meliputi pengembalian barang bukti, pembayaran denda tilang, dan pengembalian sisa denda tilang," ujar Kassubid Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar dalam keterangannya, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Jokowi: Penangguhan Kredit Kendaraan Dimulai 1 April 2020

Pelanggar lalu lintas yang mendapatkan surat tilang biru tidak dapat mengurus sidang tilang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (5/12/2014).KOMPAS.com/Adysta Pravitra Restu Pelanggar lalu lintas yang mendapatkan surat tilang biru tidak dapat mengurus sidang tilang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (5/12/2014).

Ia menyebut sedianya Kejari DKI Jakarta membuka pelayanan pada Jumat (3/4/2020) lalu. Tapi karena kondisi terkini, pelaksanaan kembali ditunda.

"PN Wilayah DKI Jakarta tetap melaksanakan putusan sidang tilang tanpa kehadiran pelanggar sesuai Perma No. 12 Tahun 2016 setiap hari Jumat di tiap pekan," kata Fahri.

Walau demikian, beberapa Kejari menerapkan beragam metode pelayanan untuk mengembalikan barang bukti, pembayaran denda, serta sisa denda tilang.

Baca juga: Syarat Dapat Penangguhan Kredit Kendaraan, Tidak Pernah Telat Bayar Cicilan

Petugas kepolisian menuliskan formulir tilang untuk seorang pengendara sepeda motor yang tidak memeiliki SIM pada Operasi Zebra Tinombala 2019 di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (26/10/2019). Selama operasi tersebut berlangsung sejak 23 Oktober, Polres Palu telah menilang sedikitnya 556 pengendara sepeda motor karena tidak memiliki kelengkapan surat berkendara yakni SIM dan STNK.ANTARA FOTO/BASRI MARZUKI Petugas kepolisian menuliskan formulir tilang untuk seorang pengendara sepeda motor yang tidak memeiliki SIM pada Operasi Zebra Tinombala 2019 di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (26/10/2019). Selama operasi tersebut berlangsung sejak 23 Oktober, Polres Palu telah menilang sedikitnya 556 pengendara sepeda motor karena tidak memiliki kelengkapan surat berkendara yakni SIM dan STNK.

Fahri menjelaskan, beberapa di antaranya seperti Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur dengan menggunakan pembayaran denda tilang secara daring (online). Terkait pengembalian barang bukti, melalui paket PT Pos Indonesia.

Sementara Kejari Jakarta Selatan memberlakukan pembayaran denda tilang, pengembalian barang bukti, dan sisa denda tilang melalui 'drive thru'.

"Lalu, Kejaksaan Negeri Jakbar melalui metode pembayaran denda tilang di loket Koperasi KN Jakbar dan pengembalian barang bukti melalui PT Pos dan Giro," ujar dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X