Kenali Gejala dan Penyebab Mesin Mobil Ngelitik

Kompas.com - 30/03/2020, 09:12 WIB
Suara mesin saat dideteksi dengan alat khusus yang mengenali abnormal noise. KompasOtomotif-Donny AprilianandaSuara mesin saat dideteksi dengan alat khusus yang mengenali abnormal noise.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mempunyai mobil dengan kondisi mesin prima tentunya harapan bagi setiap orang. Maka dari itu, perawatan dapur pacu pun harus dilakukan secara rutin, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Salah satunya adalah suara mesin “ngelitik” atau knocking. Bunyinya mirip dengan ketukan dan jelas terdengar saat mobil melakukan akselerasi. Meski hanya sebatas gejala mesin yang kurang prima, tetapi hal itu tidak bisa dibiarkan begitu saja. 

Pasalnya, jika dibiarkan dan tidak segera ditangani bukan tidak mungkin akan menyebabkan kerusakan pada komponen lainnya.

Baca juga: Mengenal Istilah Korok Radiator

Tentunya, biaya yang dikeluarkan untuk melakukan perbaikan juga akan semakin lebih besar. Didi Ahadi selaku Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan, gejala mesin ngelitik atau knocking itu akan dirasakan saat akselerasi.

Kondisi kepala silinder rusakfsae.com Kondisi kepala silinder rusak

“Terdengarnya seperti suara ketukan atau knocking saat mobil berakselerasi, kayak ngeretek begitulah,” ucap Didi saat dihubungi Kompas.com, Minggu (29/3/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Didi mengatakan, kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa hal salah satunya adalah penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai.

“Bisa disebabkan karena mobil menggunakan bahan bakar yang oktannya rendah atau tidak sesuai. Atau mobil digunakan dalam kecepatan rendah dan jarak yang dekat,” katanya.

Baca juga: Catat, Ini Arti Angka pada Tutup Radiator Mobil

Selain itu, penyebab lainnya bisa juga karena beban kendaraan yang terlalu berat saat mobil akan mulai berjalan.

“Kondisi tersebut bisa juga sebagai pertanda timbulkan kerak di ruang mesin, karena penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai itu. Sehingga, menyebabkan ruang mesin menjadi kotor,” ujarnya.

Ilustrasi mesin mobil overheatSHUTTERSTOCK Ilustrasi mesin mobil overheat

Didi menambahkan, kondisi ini belum termasuk berbahaya atau parah untuk mesin. Hanya saja, jika mobil yang sudah menunjukkan gejala ngelitik, tetapi tidak segera ditangani bisa mengakibatkan kerusakan komponen mesin.

Baca juga: Mobil Tidak Dipakai Lama, Lebih Baik Aki Dicabut atau Tidak?

“Ya lama-kelamaan juga bisa menyebabkan kerusakan pada komponen lainnya,” kata Didi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.