Pabrik KTM Indonesia Mandek Kena Dampak Virus Corona

Kompas.com - 26/03/2020, 07:22 WIB
KTM memperkenalkan dua model baru Duke dan Adventure 790 KTMKTM memperkenalkan dua model baru Duke dan Adventure 790

JAKARTA, KOMPAS.com - Imbauan social distancing atau stay at home masih berlangsung di Indonesia, sebagai upaya mencegah penyebaran masif Covid-19 alias virus corona. Kondisi ini berdampak langsung pada PT Penta Jaya Laju Motor (PJLM) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) motor KTM yang mengoperasikan pabrik di Tanah Air.

Kristianto Goenadi, Presiden Direktur PT PJLM, mengatakan, pabrik KTM di Gresik, Jawa Timur, rencananya akan beroperasi pada Maret ini. Sayangnya, aktivitasnya harus terhenti akibat wabah virus Corona.

Baca juga: India Lockdown, KTM Indonesia Ikut Kena Imbas

"Ya, seharusnya perakitan sudah mulai sejak Maret ini. Tapi, karena adanya virus Corona jadi terkendala," ujar Kristianto, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

KTM RC 200 replika MotoGPKompas.com/Donny KTM RC 200 replika MotoGP

Kristianto menambahkan, kendala yang dihadapi karena beberapa komponen memerlukan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Sementara, situasi saat ini sedang tidak memungkinkan untuk petugas yang melakukan sertifikasi untuk bepergian ke vendor dan vendor pun masih tutup.

Baca juga: Pabrik KTM di Indonesia Siap Beroperasi Akhir 2019

Hadirnya pabrik ini diharapkan bisa meningkatkan produksi motor KTM dan meningkatkan target penjualan di kawasan Asia. Untuk tahap awal, pabrik ini akan mulai merakit motor sport dengan kapasitas mesin 200 cc dan 250 cc.

"Untuk line up di bawah 400 cc akan diproduksi di Indonesia semua," kata Kristianto.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X