Sepeda Motor Istirahat Dua Pekan Lebih, Hindari Ban Kempis

Kompas.com - 26/03/2020, 07:12 WIB
motor dalam rumah Kompas.com/Fathan Radityasanimotor dalam rumah

JAKARTA, KOMPAS.com – Imbauan untuk tetap di rumah (stay at home) menyangkut mencegah penyebaran wabah covid-19 alias virus corona tidak semakin meluas wajib dilakukan. Buat biker, otomatis sepeda motor bakal istirahat dua pekan atau lebih.

Motor yang tidak digunakan dalam waktu yang cukup lama, salah satu musuh utamanya adalah ban kempis. Bagaimana menghindari kondisi ini supaya tidak terjadi?

Dodiyanto, Senior Brand Executive & Product Development PT Gajah Tunggal Tbk, produsen ban IRC, mengatakan, saat meninggalkan motor di dalam rumah, usahakan ban motor tidak bersentuhan langsung dengan lantai.

“Kalau ban menempel langsung ke lantai dalam waktu yang lama, tekanan udaranya akan berkurang karena ada pori-porinya,” ucap Dodiyanto kepada Kompas.com, Rabu (25/3/2020).

Baca juga: Nasib Datsun di Pasar Mobil Bekas, Jadi LCGC Paling Murah

motor di dalam rumahKompas.com/Fathan Radityasani motor di dalam rumah

Dodiyanto juga mengatakan, kalau dalam waktu satu sampai tiga hari mungkin tekanan udaranya tidak berkurang. Kalau tidak menggunakan motor dalam waktu yang lama, lebih baik ban dialasi, bisa menggunakan barang di rumah.

“Kalau bisa bannya enggak bersentuhan langsung, dikasih kardus atau sejenisnya,” kata Dodiyanto.

Baca juga: Mobil Istirahat Dua Minggu Sebaiknya Isi Bensin di Posisi Seberapa?

Cara lainnya juga sebelum menyimpan motor di rumah, bisa mengisi tekanan udara sampai maksimum. Hal ini juga bisa dilakukan agar tekanan udara ban tidak turun atau paling parah kempis.

“Sah-sah saja selama masih batas maksimum. Kan tujuannya setelah disimpan motornya seminggu, kalau mau dipakai tidak perlu diisi lagi udaranya,” ujar Dodiyanto.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X