Polisi Tutup Pelayanan Pembuatan dan Perpanjangan SIM

Kompas.com - 25/03/2020, 15:41 WIB
Mengurus SIM yang rusak atau hilang mudah dilakukan tanpa tes ulang. Otomania/Agung KurniawanMengurus SIM yang rusak atau hilang mudah dilakukan tanpa tes ulang.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia mulai membatasi berbagai aktivitas dan layanan masyarakat guna mengurangi potensi penyebaran virus corona (Covid-19).

Salah satu kegiatan yang ikut terdampak adalah layanan pembuatan atau perpanjangan surat izin mengemudi ( SIM), baik yang digelar secara sektoral di gerai-gerai maupun menggunakan mobil keliling.

Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri Brigjen Pol Yusuf melalui surat telegram No ST/967/III/YAN.1.1./2020 menyebut, penutupan sementara dilaksanakan pada 24 Maret 2020 hingga 29 Mei 2020.

Baca juga: Catat, Ini Syarat Dapat Dispensasi Perpanjangan SIM

Proses pengerjaan SIM kelilingStanly Proses pengerjaan SIM keliling

"Atau pada saat situasi dinyatakan dalam keadaan normal dan satpas SIM dibuka kembali," tulis Yusuf dalam surat telegram tersebut, dilansir Ntmcpolri, Rabu (25/3/2020).

Bagi pemilik SIM yang masa berlakunya habis selama periode penutupan sementara itu, maka yang bersangkutan bisa langsung melakukan pengurusan perpanjangan SIM pada saat layanan kembali dibuka.

Artinya, mereka tidak perlu mengurus SIM baru seperti aturan yang berlaku saat ini.

“Pengecualian bagi orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), suspect atau positif virus corona Covid-19, proses perpanjangan setelah dinyatakan sembuh dengan membawa surat keterangan dari dokter,” lanjut Yusuf.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X