Pemerintah Larang Mudik Bareng, Honda Cari Opsi Lain buat Konsumen

Kompas.com - 23/03/2020, 15:46 WIB
Mudik bareng Honda, ada persyaratan khusus yang mudah dipenuhi. AHMMudik bareng Honda, ada persyaratan khusus yang mudah dipenuhi.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memutuskan program mudik gratis yang rutin digelar tiap tahun dibatalkan pada 2020 untuk mencegah penyebaran virus covid-19 atau corona.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, mengatakan, tahun ini mudik gratis yang biasa digelar Kemenhub dan BUMN akan ditiadakan, termasuk juga mudik gratis dari pihak swasta.

Baca juga: Honda CT125 Hunter Cub Meluncur, Ini harganya

Ahmad Muhibuddin, General Manager Corporate Comunications PT Astra Honda Motor ( AHM), mengatakan, managemen perusahaan akan berdiskusi mengenai larangan ini, sebab AHM termasuk rajin menggelar mudik bareng dengan konsumen.

Lebih dari 1.000 sepeda motor pemudik bareng Honda diberangkatkan ke tujuan Yogyakarta dan Semarang.AHM Lebih dari 1.000 sepeda motor pemudik bareng Honda diberangkatkan ke tujuan Yogyakarta dan Semarang.

"Nanti kami akan diskusikan dengan manajemen dulu bagaimana agar kami tetap bisa menemani konsumen di hari istimewa libur lebaran jika tanpa ada mudik bareng," kata Muhib kepada Kompas.com, Senin (23/3/2020).

Baca juga: Memori 4 Motor Honda Bertatih-tatih di Pasar

AHM memang rutin memberikan layanan mudik gratis kepada konsumen. Program dengan nama Mudik Balik Bareng Honda (MBBH) itu bahkan sudah berlangsung 14 tahun, dan tahun ini masuk ke tahun ke-15.

Tahun lalu MBBH 2019 memberangkatkan tak kurang 2.530 konsumen mudik lebaran dengan rute Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Semarang dan Jakarta-Solo, menggunakan 63 bus eksekutif.

"Poinnya kami tetap berusaha yang terbaik buat konsumen," kata Muhib.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X