Kapan Tarif Tol Layang Jakarta-Cikampek Mulai Berlaku?

Kompas.com - 18/03/2020, 06:32 WIB
Tol Layang Jakarta-Cikampek Tol Layang Jakarta-Cikampek
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPA.com - Meski sudah resmi beroperasi sejak Desember 2019, namun hingga saat ini Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek atau Elevated II, masih bisa dilintasi dengan gratis.

Perencanaan tarif yang semula diwacanakan pada awal 2020, sampai saat ini belum terealisasi. Pihak pengelola juga belum memberikan kejalasan, bahkan beberapa waktu lalu masih sibuk melakukan penyempurnaan.

Lalu kapan sebenarnya jalan tol layang terpanjang di Indonesia itu bakal mulai menerapkan tarif?

Baca juga: Ini Tampang Baru Agya Facelift yang Segera Meluncur

Saat mengkonfirmasukan pertanyaan ini, Kepala Badang Pengelola Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit, juga belum bisa memberikan kepastian. Dia hanya menjelaskan bila semuanya masih dalam proses.

PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) menjadwalkan pekerjaan rekonstruksi Tol Layang Jakarta-Cikampek hingga akhir pekan ini, Minggu (30/2/2020).Jasa Marga PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) menjadwalkan pekerjaan rekonstruksi Tol Layang Jakarta-Cikampek hingga akhir pekan ini, Minggu (30/2/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami masih dalam tahap pertimbangan untuk mengajukannya (tarif) ke menteri pada bulan Maret ini," tulis Danang dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com, Selasa (17/3/2020).

Lalu apakah dengan hal itu artinya pada April 2020, atau dalam waktu dekat ini tarif tol yang sepanjang 36,8 km tersebut sudah berbayar. Dia juga enggan untuk memberikan komentara lebih lanjut.

"Itu belum final, besarnya juga belum," ujar Danang.

Seperti diketahui, sebelumnya ada wacana bila tarif per kilometer (km) untuk Tol Layang Jakarta-Cikampek sebesar Rp 1.700 hingga Rp 2.000. Artinya, besaran pengenaan tarif bagi yang ingin melintas sekitar Rp 61.000 sampai Rp 72.000.

Baca juga: Ramai Mobil Ceper Pakai Airsus, Bus Sudah Dahulu Pakai

Namun demikian, Direktur Utama Jasa Marga Jalan Layang Jakarta Cikampek (JJC) Djoko Dwijono, menjelaskan bila berdasarkan dokomen Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT), tarif untuk tol layang terpanjang di Indonesia diusulkan lebih murah lagi, yakni sekitar Rp 1.250 per km.

Tol Layang Jakarta-CikampekTol Layang Jakarta-Cikampek Tol Layang Jakarta-Cikampek

"PPJT-nya itu Rp 1.250 per kilometer. Ini kami lagi pembahasan alot, karena masing-masing harus tercapai tujuannya, baik Jasa Marga dan pemerintah yang mewakili masyarakat," kata Djoko yang disitat dari KompasProperti.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.