Dihantui Virus Corona, Geneva Motor Show 2020 Diperketat

Kompas.com - 28/02/2020, 12:53 WIB
Ilustrasi pameran otomotif Geneva Motor Show wikipedia.orgIlustrasi pameran otomotif Geneva Motor Show
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Makin merebaknya virus corona di sejumlah negara turut membuat sejumlah event otomotif internasional terancam batal atau ditunda. Salah satu yang dihantui oleh virus ini adalah gelaran Geneva Motor Show yang berlangsung 7-17 Maret 2020 mendatang.

Walau demikian, pameran tahunan ini rupanya tetap dijadwalkan minggu depan. “Melihat situasi saat ini, pembukaan pameran tetap akan berlangsung sesuai yang direncanakan,” kata penyelenggara, seperti yang dilansir dari Reuters.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus, penyelenggara bakal melakukan pemeriksaan kesehatan bagi staf dan peserta pameran 14 hari sebelum kedatangan mereka di Swiss.

Baca juga: Adab Ketika Ingin Menyalip Truk atau Bus

Konsep Pop.Up, mobil kompak yang bisa terkoneksi dengan delapan baling-baling dan membuatnya melayang ke angkasa, diperkenalkan di Geneva Motor Show 2017.Autoblog Konsep Pop.Up, mobil kompak yang bisa terkoneksi dengan delapan baling-baling dan membuatnya melayang ke angkasa, diperkenalkan di Geneva Motor Show 2017.

Penyelenggara juga sudah beberapa kali melakukan kontak dengan Direktorat Jenderal Kesehatan Jenewa dan penasihat medisnya untuk mengembangkan rencana sanitasi di sepanjang acara.

Masih dari Reuters, Kepala Eksekutif Ferrari dan Brembo telah memastikan tidak akan menghadiri acara press day. Terutama setelah wabah corona menyebar di Italia.

Kepala Eksekutif Brembo Daniele Schillaci, memutuskan untuk menunda press conference yang direncanakan pekan depan karena masalah kesehatan terkait corona di Italia.

Baca juga: Kata Yamaha Soal Harga RX-King Bekas yang Makin Mahal

Wanita pendamping di stand Alfa RomeoPerformancedrive Wanita pendamping di stand Alfa Romeo

Sedangkan juru bicara Ferrari mengatakan, konferensi pers pekan depan hanya akan dihadiri tiga kepala pemasaran, desain dan teknologi, bukan Kepala Eksekutif Louis Camilleri.

Selain karena wabah corona di Italia, keputusan Camilleri tidak hadir pada konferensi pers lantaran Ferrari tidak akan menghadirkan model baru di Jenewa.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X