Simak, Ini Aturan Resmi soal Recall Kendaraan di Indonesia

Kompas.com - 18/02/2020, 07:12 WIB
Generasi baru PCX150 siap diperkenalkan di Indonesia. Honda ThailandGenerasi baru PCX150 siap diperkenalkan di Indonesia.
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus recall alias program penarikan kembali untuk diperbaiki cukup banyak terjadi di Indonesia. Hal itu terjadi karena ada produk yang cacat produksi.

Contoh paling masif, yaitu kasus airbag Takata yang mewajibkan sejumlah produsen otomotif khususnya roda dua menarik ribuan unit mobil di Indonesia.

Sedangkan untuk sepeda motor, kasus terakhir yaitu soal Astra Honda Motor ( AHM) yang melakukan perbaikan kembali terhadap terhadap 3.930 unit PCX 150 produksi 26-29 Juni 2019.

Suzuki Nex IIKOMPAS.com/Gilang Suzuki Nex II

Sebetulnya bukan hanya Honda, tahun lalu PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) agen pemegang merek (ATPM) motor Suzuki di Indonesia menarik17.908 unit roda dua.

Beberapa model yang ditarik ialah Address produksi 2013-2018 (13.249 unit) dan Nex 110 A/T produksi 2017-2018 (4.659 unit). Program telah dilaksanakan mulai dua tahun lalu.

Baca juga: Tidak Umumkan Recall Honda PCX ke Publik, Ini Kata AHM

Adapun tahun lalu PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) melakukan recall terhadap model YZR- R25 dan MT-25, Tricity, serta Tmax.

Secara total, ada 32.258 unit yang terlibat. Yamaha pun telah mengumumkan recall untuk R25 dan MT-25 produksi 2014-2017 di dalam negeri karena ada masalah pada bagian mesin dan radiator.

Yamaha Indonesia meluncurkan R25 dan R15 dengan livery Movistar MotoGP.Yamaha Indonesia Yamaha Indonesia meluncurkan R25 dan R15 dengan livery Movistar MotoGP.

 

Aturan recall

Recall Mitsubishi Triton Exceed produksi 2015 - 2016 Recall Mitsubishi Triton Exceed produksi 2015 - 2016

Indonesia baru memiliki aturan terkait recall kendaraan, yakni pada Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 53 Tahun 2019 tentang Tata Cara Penarikan Kembali Kendaraan Bermotor.

Regulasi ini telah diberlakukan pada 12 Agustus 2019. Menurut Pasal 6, penarikan kembali kendaraan bermotor dilaporkan kepada menteri melalui direktur jenderal.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X