Perhatikan Bagian Mesin, Jika Mobil Terpaksa Menerabas Banjir

Kompas.com - 06/01/2020, 08:32 WIB
Ilustrasi mobil melintas genangan saat banjir Jakarta awal tahun 2020 Dok. Otomotif GroupIlustrasi mobil melintas genangan saat banjir Jakarta awal tahun 2020

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan ini, banyak beredar video-video di media sosial mengenai mobil yang sanggup menerabas banjir. Mulai mobil keluarga, LMPV, bermsin diesel, bahkan, sekelas Low Cost Green Car (LCGC) pun sanggup melewatinya.

Imam Suyudi, Section Head Technical Quality 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengatakan, hal yang terpenting sebelum menerabas banjir adalah mengecek jarak saluran udara (air intake) udara terhadap ketinggian air.

Baca juga: Kuat Terjang Banjir, Mobil Panther Akan Banyak Dicari?

"Kalau jaraknya dekat, air akan dengan mudah terhisap ke dalam intake dan masuk ke ruang bakar mesin," ujar Imam, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Banjir merendam kompleks perumahan Masnaga Bintara, Bekasi Barat pada Rabu (1/1/2020).Istimewa Banjir merendam kompleks perumahan Masnaga Bintara, Bekasi Barat pada Rabu (1/1/2020).

Bambang Supriyadi, Head Product Improvement / EDER Dept. Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), juga menegaskan, ketinggian air harus diperhatikan, jangan sampai mencapai level intake udara.

"Air tidak dapat terkompres jika masuk ke dalam ruang bakar. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah water hammer," kata Supriyadi.

Water hammer adalah kondisi di mana air yang masuk ke dalam mesin tidak dapat terkompres, sehingga tekanannya merusak komponen lain di dalam mesin. Tekanannya mampu membuat connecting rod atau stang piston menjadi bengkok.

Baca juga: Ini Dia Sarung Mobil Anti-Banjir, Terbungkus Rapi Kedap Air

Sugiartono, Technical Training & Sevice Manager PT Sokonindo Automobile (DFSK), mengatakan, hal terpenting lainnya adalah desain dari intake udara tersebut.

"Desain air intake yang paling aman adalah lebih tinggi dari mesin, tidak memiliki lekukan ke bawah, dan tidak ada sambungan yang rentan terhadap kebocoran air masuk," kata Sugiartono.

Untuk itu, penting juga untuk para pemilik mobil mengetahui level ketinggian intake udara pada mobilnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X