Mitos atau Fakta, Merokok Di Kabin Mobil Dapat Merusak AC

Kompas.com - 26/12/2019, 10:42 WIB
Ilustrasi AC mobil djedzuraIlustrasi AC mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak mitos soal perilaku berkendara bermunculan di masyarakat, salah satunya kebiasaan merokok di kabin mobil, katanya bisa merusak komponen sistem penyejuk udara alias Air Conditioner (AC). Mitos atau fakta

Jani, Kepala Mekanik Spesialis AC Mobil Rotary Bintaro, mengatakan, informasi yang beredar soal kebiasaan merokok di kabin mobil bisa merusak komponen AC itu hanya mitos. Tapi, kebiasaan ini juga punya potensi buruk lain.

Namun perlu diingat, jika abu rokok tersebut masuk ke sirkulasi AC atau menempel pada komponen yang berada di ruang kabin terutama dasbor, tentu saja kabin menjadi berdebu dan hal tersebut tidak baik bagi kesehatan ketika terhirup," ujar Jani di Jakarta, Selasa (24/12/2019).

Baca juga: Selasa Siang, Tol Jakarta-Cikampek Arah Trans Jawa Ramai Lancar

Jani menambahkan, ruangan yang menggunakan AC biasanya tertutup. Kondisi ini diterapkan agar proses pendinginan dapat dicapai dengan sempurna.

Apabila merokok di kabin mobil dengan keadaan AC menyala, membuat ruang kabin menjadi bau. 

Jani menyarankan, lebih baik jangan merokok ketika mengemudi. Apabila ingin merokok asapnya dibuang keluar, jangan sampai masuk ke dalam mobil dan mengendap.

Ilustrasi.BBC.co.uk Ilustrasi.

"Jika ingin merokok matikan AC, kemudian buka kaca dan ketika sudah selesai AC dapat kembali dinyalakan. Kalau bisa jangan sambil mengendarai, karena abu rokok akan mengenai pengguna jalan lain terutama pengendara sepeda motor," kata Jani.

Untuk itu, hindarilah kebiasaan merokok ketika berada di mobil ataupun sedang mengendarai.

Lebih baik parkirkan mobil terlebih dahulu ke tempat yang aman, kemudian merokok di luar mobil. Setelah itu, lanjutkan berkendara ke tempat tujuan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.