Upgrade Rem Sepeda Motor Apa Perlu untuk Harian?

Kompas.com - 23/12/2019, 09:02 WIB
BMW R NineT didukung anti-lock braking system (ABS) dan rem cakram ganda yang dijepit rem Brembo dengan kaliper 4-piston. Febri Ardani/KompasOtomotifBMW R NineT didukung anti-lock braking system (ABS) dan rem cakram ganda yang dijepit rem Brembo dengan kaliper 4-piston.

JAKARTA, KOMPAS.com – Modifikasi perangkat pengereman memang jadi salah satu tren di dunia sepeda motor. Namun modifikasi yang dilakukan pada dasarnya harus menimbang sisi keselamatannya juga, tidak hanya untuk gaya.

Upgrade pengereman yang biasa dilakukan oleh pemilik kendaraan roda dua seperti mengganti master rem, kaliper, kabel, dan cakram. Pada penggunaan sehari-hari, apakah upgrade perangkat pengereman tersebut dibutuhkan? Atau terlalu berlebihan?

Technical training AHM, Endro Sutarno, mengatakan kalau upgrade pengereman dengan kualitas yang lebih baik bukanlah suatu masalah.

"Kalau di-upgrade menjadi lebih baik kualitasnya ya enggak apa-apa, tapi kalau kualitasnya lebih rendah, lebih baik enggak usah ganti," ucapnya kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Rem Blong Jangan Langsung Panik, Ini Solusinya

Bagian dipan dikawal oleh dua piringan cakram dengan kaliper NIssin.Motorcycle.com Bagian dipan dikawal oleh dua piringan cakram dengan kaliper NIssin.

Dari sektor keamanan sebenarnya rem standar pabrikan sudah memenuhi standar keamanan. Mengganti perangkat rem kembali kepada pemilik kendaraannya.

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan, kalau untuk harian, perangkat pengereman standar sudah cukup.

“Yang original equipment manufacturer (OEM) itu sudah memenuhi standar-standar safety untuk pemakaian sehari-hari, tidak over used,” ucap Jusri kepada Kompas.com (21/12/2019).

Baca juga: Pentingnya Ganti Minyak Rem Mobil Secara Rutin

Orang-orang yang mengganti perangkat pengeremannya dikarenakan perilaku pemakaian yang melebihi dari standar pabrikan.

Dengan meningkatnya kemampuan rem sepeda motor, maka komponen penunjang lainnya, juga harus disetarakan. Maka dari itu, ubahan atau modifikasi jika dilakukan dengan benar, maka butuh biaya yang tidak sedikit.

“Ketika mereka mengupgrade pengereman, harus ada penyesuaian pada perangkat lain seperti suspensi dan ban,” kata Jusri.

Saat yang tepat untuk mengupgrade rem motor adalah saat adanya peningkatan yang cukup signifikan. “Dari segi performa motor yang naik harus ditingkatkan juga pengeremannya,” kata Jusri.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X