Awas Terlindas, Ini 4 Titik Blind Spot pada Truk

Kompas.com - 10/12/2019, 07:22 WIB
Duo truk Fuso terbaru dilengkapi teknologi dan fitur yang memanjakan pengemudi. KompasOtomotif-Donny AprilianandaDuo truk Fuso terbaru dilengkapi teknologi dan fitur yang memanjakan pengemudi.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Saat mengendarai kendaraan jenis apapun, pengendara pasti memiliki visibilitas yang terbatas.

Tidak semua sudut pandang dapat terlihat jelas oleh pengendara. Hal ini dikenal dengan istilah blind spot.

Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, mengatakan blind spot adalah area sekeliling kendaraan yang terhalang atau tak terlihat oleh pengendara.

“Desain dan konstruksi kendaraan mempengaruhi blind spot, semakin besar sebuah kendaraan maka akan semakin besar juga blind spot-nya,” ucap Jusri kepada Kompas.com (9/12/2019).

Baca juga: Ini Dua Titik Blind Spot Truk, Pengendara Lain Wajib Tahu

Screen shot video soal blind spot pada trukfacebook.com Screen shot video soal blind spot pada truk

Berbicara soal blind spot, terdapat sebuah video yang sedang ramai di media sosial yang menunjukkan pentingnya bagi pengendara untuk memperhatikan area tak terlihat itu.

Diketahui, sebuah truk dan mobil sedan sedang berhenti sejajar di sebuah persimpangan jalan. Kedua kendaraan tampak ingin berbelok ke arah yang sama. Namun karena truk sudah berjalan lebih dulu, sedan pun berhenti dan memberi jalan kepada truk.

Akan tetapi posisi sedan ternyata sudah masuk ke bagian lingkaran dalam truk. Alhasil ketika truk berbelok, sedan pun terseret ke bagian kolong truk dan langsung terlindas roda belakang.

Baca juga: Edukasi Keselamatan, Jangan Abaikan Ancaman “Blind Spot”

Olustrasi truk Volvo saat di perkotaanVolvo Olustrasi truk Volvo saat di perkotaan

Menanggapi hal ini, Competence Development Head PT Wahana Inti Selaras (Volvo Trucks Indonesia) Isdanarto, berujar jika dalam kejadian ini kedua pengendara memiliki kesalahan.

“Kalau dari sedan, pengemudi mobil ini agak ragu-ragu. Dia belok kiri tapi tidak nyalakan lampu sein. Sementara si sopir truk kesalahannya berhenti di dalam zona yellow box, jadi sama-sama salah,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com pada waktu yang sama.

Isdanarto juga mengatakan, bahwa blind spot pada truk umumnya terletak di bagian depan, sebelah kiri, dan belakang. Pengendara mobil dan motor harus lebih waspada dengan area-area ini.

“Di depan itu jarak 2 meter dari truk, samping kiri jarak 3 meter dan sudah pasti di belakang. Samping kanan relatif aman, karena langsung kelihatan dari spion. Tapi bagian samping kanan belakang juga masuk area blind spot, karena tidak 100 persen kelihatan,” katanya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Wadduh ngeri sekali , semoga tdk ada korban ????????????

Sebuah kiriman dibagikan oleh ndorobeii (@ndorobeii) pada 8 Des 2019 jam 7:58 PST



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X