Datsun Mau Hengkang dari Indonesia, Harga Mobil Bekasnya Bisa Anjlok?

Kompas.com - 26/11/2019, 13:42 WIB
Datsun GO+ Panca CVT Datsun GO+ Panca CVT
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Harga mobil bekas dipengaruhi oleh beberapa faktor. Mulai dari tren saat ini, kehadiran mobil baru, hingga faktor tidak diproduksinya lagi sebuah produk. Ketiga hal tersebut sedikit banyak memberikan dampak langsung bagi banderol mobil seken.

Seperti harga mobil merek Jepang, Eropa, atau Amerika yang langsung terjun bebas setelah APM-nya mundur dari Indonesia. Datsun yang diperkirakan bakal discontinue tahun depan, juga dihantui masalah yang sama.

“Contohnya sudah banyak mulai dari Ford, Chevrolet, kemudian Mazda juga kan sekarang bukan dipegang APM langsung tapi hanya distributor resmi, itu harga bekasnya cenderung jatuh,” ujar Herjanto Kosasih, Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, kepada Kompas.com Selasa (26/11/2019).

Baca juga: Jika Datsun Sudah Tutup, Konsumen Bisa Servis di Diler Nissan

Datsun GO  Community Indonesia (DGCI) Pontianak. Febri Ardani/KompasOtomotif Datsun GO Community Indonesia (DGCI) Pontianak.

Herjanto mengatakan, depresiasi atau penyusutan harga jual mulai terjadi setelah produk baru diterima konsumen. Contoh untuk merek-merek Jepang, dalam setahun pertama mobil itu langsung terdepresiasi 20 sampai 25 persen.

Sementara merek-merek Eropa atau Amerika Serikat lebih besar lagi. Penyusutannya bisa mencapai 25 hingga 35 persen, bahkan lebih, jika produk tersebut terkendala di harga spare part atau pajak yang mahal.

“Setiap tahun itu akan bertambah 5 persen, dengan adanya produk yang discontinue kayak Datsun itu bisa langsung anjlok 40 persen. Contohnya itu seperti Ford kemarin,” katanya.

Baca juga: Menakar Popularitas Datsun di Pasar Mobil Bekas

Datsun Go+ Panca menjadi sarana komparasi 4 jenis oktan BBMOtomania Datsun Go+ Panca menjadi sarana komparasi 4 jenis oktan BBM

Herjanto menerangkan, jadi semisal harga Datsun saat dibeli dihargai sekitar Rp 100 juta, nanti saat discontinue harga bekasnya tinggal Rp 60 juta.

Meski begitu, harga tersebut masih bisa terkoreksi sedikit jika mobil berada dalam kondisi yang baik. Sebab faktor perawatan juga jadi penentu banderol mobil bekas di pasaran.

“Nanti akan dilihat lagi kondisi mobilnya, kalau untuk tahun 2017 atau 2018 dengan kondisi yang bagus kan tidak mungkin serendah itu. Lagian bengkel Nissan masih ada, jadi perawatannya masih terjamin sepertinya,” ujar Ramlan Damanik dari showroom Dian Auto di Kelapa Dua Depok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.