Tips Membeli Motor Sport 2-Tak Suzuki RGR 150

Kompas.com - 16/11/2019, 08:02 WIB
Suzuki RGR 150 Dok. Denison WicaksonoSuzuki RGR 150

JAKARTA, KOMPAS.com - Pamor motor 2-tak belakangan ini kembali naik. Tidak hanya motor bebek, tapi juga motor sport. Contohnya, motor sport 2-tak berkapasitas 150 cc keluaran Suzuki, yakni RGR 150.

Suzuki pernah memasarkan RGR 150 di era '90-an. Tepatnya mulai tahun 1985 hingga 1991, dengan RGR Sprinter. Tahun 1993, giliran RGR Crystal yang mengaspal hingga tahun 1995. Generasi terakhir RGR di Indonesia adalah RGR Tornado yang dipasarkan pada tahun 1995 hingga 1997.

Baca juga: Suzuki RGR 150 dan Kompetitornya yang Jadi Motor Incaran Kolektor

Denison Wicaksono, pemilik RGR Sprinter tahun 1992, mengatakan, mencari motor sport ini tidak begitu sulit untuk sekarang ini. Banyak yang menawarkan dengan kondisi beragam.

Suzuki RGR 150Dok. Denison Wicaksono Suzuki RGR 150

"Kalau bahan, saya yakin masih banyak di situs jual beli atau komunitas. Masih ada yang menawarkan RGR berbagai kondisi, mulai dari bahan hingga sudah direstorasi," ujar Denison, kepada Kompas.com, belum lama ini.

Denison menambahkan, untuk bahan, harga yang ditawarkan di kisaran Rp 3,5 jutaan. Sedangkan untuk yang sudah direstorasi, umumnya di atas Rp 15 jutaan.

Baca juga: Suzuki RGR 150, Motor Kencang di Zamannya

"Surat-surat biasanya lengkap, tapi biasanya pajaknya enggak ada yang hidup. Sudah mati cukup lama," kata Denison.

Denison memilih untuk membeli RGR 150 dengan kondisi bodi dan aksesori yang lengkap. Menurutnya, urusan mesin masih bisa diperbaiki dan yang menjual spare parts-nya masih banyak di pasaran. Tapi, kalau bodi dan aksesori cukup sulit dicari.

Suzuki RGR 150Dok. John Semrichardo Suzuki RGR 150

Hal senada diungkapkan oleh John Semrichardo, dari komunitas RGRC (RGRider Community). Menurutnya, untuk spare parts mesin masih banyak yang jual. Tapi, untuk bagian bodi, seperti fairing, cowling, dan bracket fairing, sudah sulit didapatkan.

"Ada beberapa teman komunitas yang terpaksa membuat cetakan bodi dan dijual kembali seperti aslinya. Akhirnya, jadi terpaksa untuk mengakali, karena sulit sekali mencari yang orisinilnya," ujar John.

John menambahkan, untuk spare parts mesin, beberapa bagian bisa disubstitusikan dengan motor Suzuki lainnya. Contohnya, plat kopling pakai punya Thunder 125, Satria FU, dan FXR.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X