Ini Rincian Biaya Rekondisi Kaki-kaki Mobil Bekas

Kompas.com - 21/10/2019, 14:02 WIB
Ilustrasi sokbreker mobil www.kwikkarrichardson.comIlustrasi sokbreker mobil
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Saat mengincar mobil bekas, pastikan dalam keadaan baik agar nyaman dan aman ketika dipakai di jalan. Salah satu yang menunjang keadaan itu adalah kaki-kaki mobil yang sehat. Sebab bagian ini berfungsi meredam segala guncangan yang diterima mobil dari jalan.

Kaki-kaki mobil yang rusak akan berimbas pada komponen lainnya jika tak segera diperbaiki. Misalnya sokbreker yang mati, kalau tidak diganti, akan mempengaruhi usia bearing, bushing arm, hingga ban. 

Akhirnya konsumen harus membayar lebih mahal, karena menunda jadwal penggantian salah satu komponen. Sejumlah spare part yang harusnya diganti secara dicicil, malah harus sekaligus dibeli karena usia pemakaian yang lebih cepat.

Baca juga: Beli Mobil Bekas, Pilih Kaki-kaki Senyap atau Mesin Kering?

Ilustrasi suspensi mobillowvolumevehicle.co.nz Ilustrasi suspensi mobil

Apre pemilik bengkel AP Speed di Cipinang Jakarta Timur, menyarankan untuk mengganti sokbreker mobil bekas yang baru dibeli. Terutama jika usia mobil yang diincar sudah lebih dari lima tahun.

“Tanda-tanda paling awal muncul bunyi-bunyi saat lewat polisi tidur, atau suara jedug seperti mentok, itu tanda kerusakan sokbreker mobil,” ujarnya kepada Kompas.com Senin (21/10/2019).

“Akan terasa penurunan performa saat kecepatan tinggi, seperti limbung dan mantul-mantul, lebih baik diganti saja. Biasanya karena sering membawa beban yang berat dan melewati jalan rusak,” kata Apre.

Baca juga: Beli Mobil Bekas, Lebih Penting Interior Bagus atau Bodi Mulus?

Sistem suspensi pada Suzuki Carry terbaruKompasOtomotif - AFH Sistem suspensi pada Suzuki Carry terbaru

Kerusakan sokbreker juga bisa diketahui lewat keausan ban yang tidak merata. Misalnya hanya tapak ban bagian luar yang habis, sementara tapak ban bagian dalam masih tersisa.

“Kalau setelah diganti masih ada masalah, artinya sudah merembet ke komponen lain. Bisa jadi bearing dan bushing arm minta diganti juga. Sekalian cek juga tie rod dan long tie rod,” ucapnya.

Bicara harga, penggantian satu set sokbreker untuk MPV misalnya berkisar Rp 2 jutaan sampai Rp 3 jutaan. Sedangkan untuk SUV biasanya lebih mahal, sekitar Rp 3 jutaan sampai Rp 4 jutaan. Sementara itu harga bearing dan bushing arm berkisar Rp 500.000-an sampai Rp 1 jutaan.

“Sama ongkos pasangnya siapkan saja dana sekitar Rp 5-7 jutaan untuk merekondisi bagian kaki-kaki mobil bekas,” ujar Apre.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X