Cara Toyota Menangkis Kekhawatiran Konsumen Soal Hybrid

Kompas.com - 10/10/2019, 09:02 WIB
Toyota Alphard Hybrid, menjadi salah satu MPV premium berteknologi hybrid terlaris di Indonesia saat ini. KOMPAS.COM/Agung KurniawanToyota Alphard Hybrid, menjadi salah satu MPV premium berteknologi hybrid terlaris di Indonesia saat ini.

Banyuwangi, KOMPAS.com - PT Toyota Astra Motor ( TAM) mencoba menangkis kekhawatiran konsumen ketika masuk era kendaraan elektrifikasi. Caranya, dengan mengajak berpetualang mengendarai delapan unit mobil berteknologi hybrid dan plug-in hybrid (PHEV), dari Bayuwangi ke Denpasar (9-11/10/2019).

Perjalanan kali ini menempuh jarak hingga 380 km, melalui berbagai medan khas Indonesia, sesuai dengan atmosfer asli lokasi setempat. Total ada 32 jurnalis peserta test drive secara bergantian akan mengemudikan Corolla Altis Hybrid (1 unit), Camry Hybrid (1 unit), Alphard Hybrid (1 unit), C-HR Hybrid (3 unit), dan Prius Prime Plug-In Hybrid (PHEV) (2 unit).

"Masyarakat masih ada yang khawatir ada sensasi yang hilang ketika berkendara mobil hybrid. Lewat kegiatan ini, kami mau menjelaskan hal itu," kata Deputy Division Head Marketing Planning Division TAM Andri Widiyanto di Banyuwangi, Rabu (9/10/2019).

Baca juga: Video Singkat Toyota Corolla Altis Hybrid Terbaru

Toyota C-HR Hybrid lagi servis di bengkel resmi Auto2000 di Banyuwangi.                               Toyota Toyota C-HR Hybrid lagi servis di bengkel resmi Auto2000 di Banyuwangi.

Kegiatan ini, kata Andri, merupakan bentuk sosialisasi mendukung akselerasi penggunaan kendaraan elektrifikasi, sesuai program pemerintah. Alasannya, agar pengetahuan masyarakat atas teknologi kendaraan elektrifikasi ini lebih dalam sehingga memupus keraguan.

Sebagai salah teknologi unggulan Toyota, mobil berteknologi hybrid yang dites kali ini, memang sudah mulai dijual ke pasar domestik Indonesia. Namun, tanpa akselerasi berupa insentif dari pemerintah, percepatan era kendaraan elektrifikasi sulit terwujud.

Selain itu, faktor layanan purna jual juga jadi kekhawatiran lain dari calon konsumen mobil hybrid. Untuk Menjamin ini, Toyota mengklaim memberikan garansi kendaraan 3 tahun atau hingga 100.000 km kepemilikan. Selain itu, khusus untuk baterai diberikan garansi lebih panjang hingga 5 tahun atau hingga 150.000 km kepemilikan.

"Sebetulnya semua jaringan bengkel Toyota di seluruh Indonesia sudah pasti siap menerima konsumen hybrid. Ini standar dan tidak perlu khawatir lagi," ucap D Bayu Nugroho, Kepala Cabang Auto2000 Banyuwangi.

Baca juga: Mencoba 5 Mobil Hybrid Toyota dalam 1 Hari

Toyota Alphard Hybrid di Banyuwangi, Jawa Timur.KOMPAS.com/Agung Kurniawan Toyota Alphard Hybrid di Banyuwangi, Jawa Timur.

Dalam perjalanan awal tes kali ini, kompas.com yang duduk sebagai penumpang di Alphard Hybrid juga merasa tidak ada sensasi berkendara yang hilang. Bahkan, multi purpose vehicle (MPV) premium terlaris di Indonesia ini, dibekali dua motor elektrik dipadu mesin konvensional 2.5 liter, berkode 2AR-FXE.

Sistem ini diberi Nama e-Four. Artinya, Alphard Hybrid punya kemampuan berkendara layaknya mobil berkonfigurasi all-wheel drive (AWD), yang justru membuat sensasi berkendaranya jadi lebih menyasyikan. Tarikan jauh lebih responsif, terutama di putaran bawah dan menengah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X