Kompas.com - 28/08/2019, 14:20 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Korlantas Polri akan meluncurkan Smart SIM pada tanggal 22 September 2019. SIM model baru ini dapat merekam identitas serta data forensik kepolisian serta jadi alat pembayaran elektronik.

Saat grand launching mendatang, Korlantas Polri juga akan meluncurkan aplikasi Smart SIM untuk ponsel pintar. Aplikasi ini membuat pemegang SIM dapat melihat riwayat SIM yang dimilikinya.

Baca juga: Data pada Smart SIM Bisa Dilihat Lewat Aplikasi

Menariknya, selain fitur uang elektronik dan punya aplikasi di ponsel, Kasubdit SIM Ditregident Korlantas Polri Kombes Pol Hery Sutrisman mengatakan, Smart SIM juga diwacanakan dapat menjadi alat pembayaran saat terkena tilang.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Refdi Andri, saat mengeluarkan Smart SIM tersebut, ketika ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2019).KOMPAS.com/Devina Halim Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Refdi Andri, saat mengeluarkan Smart SIM tersebut, ketika ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2019).

"Misalkan pelanggar mengakui pelangarannya, bisa membayar denda, karena nanti kita buat aplikasinya, jadi polisi-nya bukan seperti karyawan bank, tapi pakai aplikasi," katanya kepada Kompas.com, Rabu (28/8/2019).

Smart SIM berkerjasama dengan tiga bank yaitu BRI, BNI dan Bank Mandiri. Namun saat ini yang terlebih dulu akan diuji coba ialah BNI.

"Ke depan kita inginnya bisa berbagai bank. Nantinya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia," katanya.

Baca juga: Proses Bikin Smart SIM Sama Seperti SIM Biasa

Hery menekankan, bahwa Smart SIM bukan sekadar SIM biasa yang punya fitur uang elektronik. Sebab hal itu sifatnya opsional, jika merasa perlu pengguna bisa mengisi saldo ataupun tidak.

Dia pun belum bisa mengatakan kapan Smart SIM bisa dijadikan alat pembayaran tilang. Hanya mengatakan Smart SIM merupakan upaya Korlantas Polri memberikan layanan kepada masyarakat.

"Jadi jangan hanya disorot mengani e-money. Kita ingin meningkatan fitur, transparan dan tanpa menambah biaya. Jadi kalau sekarang SIM lebih bagus dan modern," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.