Dukung Ganjil Genap, Toyota HiAce Bakal Disulap Jadi Angkot

Kompas.com - 15/08/2019, 10:51 WIB
Hiace terbaru hadir di GIIAS 2019 Kompas.com/Setyo AdiHiace terbaru hadir di GIIAS 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Perluasan sistem ganjil genap di Jakarta sudah mulai disosialisasikan. Untuk mendorong masyarakat berpindah dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta sudah menyiapkan kendaraan baru.

Hal tersebut disampaikan oleh Biyouzmal, Operation Manager Auto2000 Wilayah DKI 1. Ia mengatakan, bahwa Dishub DKI Jakarta akan menyediakan transportasi yang lebih aman dan layak.

Baca juga: Toyota HiAce Berwajah Vellfire Meluncur, Harga Rp 500 Jutaan

"Kami akan masuk dengan salah satu produk kami untuk menggantikan Mikrolet ( angkot). Ya ( HiAce), kurang lebih seperti itu, kita akan dorong dan bergabung dengan TransJakarta dan prospeknya itu sampai dengan mungkin di atas 5.000 unit, mungkin 2 sampai 3 tahun ke depan," ujar Biyouzmal, kepada Kompas.com, belum lama ini.

Hiace terbaru hadir di GIIAS 2019Kompas.com/Setyo Adi Hiace terbaru hadir di GIIAS 2019

Biyouzmal menambahkan, rencana ini sedang digarap dan didiskusikan dengan TransJakarta. Nanti, keputusan ada di Dishub dan TransJakarta, karena ini akan disubsidi, agar operator tidak akan dirugikan.

Dengan diberlakukannya perluasan sistem ganjil genap, lanjut Biyouzmal, penggunaan kendaraan pribadi turun, emisi gas buang atau polusi di Jakarta juga diharapkan turun sekitar 40 persen yang diharapkan Kadishub.

Baca juga: Mobil Baru Toyota Hiace Berwajah Vellfire

"Dengan penurunan ini, Pemda DKI harus menyediakan transportasi yang layak, karena orang dari penggunaan kendaraan pribadi harus menggunakan kendaraan umum, kalau dengan yang ada sekarang kan tidak layak," kata Biyouzmal.

Biyouzmal mengatakan bahwa sekarang sedang disiapkan kendaraan umum yang aman dan layak tersebut. Pihaknya sudah melakukan survei dengan Kadishub dan tim dari Transjakarta.

Toyota HiAce TerbaruKOMPAS.com/Ruly Toyota HiAce Terbaru

"Transjakarta sudah membeli satu unit, sudah diubah. Nah, ini sedang dalam garapan bagaimana seat-nya, bagaimana subsidinya? Kami berharap ganjil genap bisa sukses, juga penggunaan kendaraan pribadi bisa turun di Jakarta. Transportasi publiknya naik, sehingga Jakarta tidak macet," ujar Biyouzmal.

Biyouzmal juga berpendapat bahwa diperluasnya sistem ganjil genap dapat memberikan efek positif. Sebab, di beberapa segmen orang akhirnya membeli mobil baru agar punya ganjil dan genap. Kemudian, ada juga yang tidak membeli, yang lebih memilih menggunakan transportasi publik.

"5.000 unit bertahap, ini ada 11 operator, ada KWK, Organda, Mayasari, dan lainnya. Mereka akan terlibat untuk pengadaan TransJakarta dalam menangani transportasi di Jakarta," kata Biyouzmal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X