5 Perbedaan Teknis Honda ADV 150 dan PCX 150

Kompas.com - 22/07/2019, 16:36 WIB
Honda ADV 150KOMPAS.com/Gilang Honda ADV 150
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Honda ADV 150 dibangun dari basis mesin dan rangka milik PCX 150. Kendati demikian keduanya tidak sama 100 persen, banyak bagian yang berbeda satu sama lainnya.

Perbedaan paling jelas terletak pada desain eksterior tujuan pemakaian. ADV 150 diposting sebagai skutik semi dual purpose sedangkan PCX 150 lebih menyasar skutik urban untuk keperluan kota.

Baca juga: Cicilan Honda ADV 150 Mulai Rp 1 Juta-an

Lantas apa saja perbedaan antara ADV 150 dan PCX 150?

1. Suspensi
Suspensi depan ADV 150 memiliki tinggi 460 mm sedangkan PCX 150 hanya 430. Suspensi belakang ADV 150 memiliki panjang 395 mm, sedangkan PCX 150 hanya 350 mm.

Jarak main suspensi depan ADV 150 depan 130 mm. Sedangkan yang belakang 120 mm. Suspensi belakang ADV 150 sudah dilengkapi sub tank, berbeda dengan PCX 150 yang masih single tube.

Model suspensi dengan sub tank seperti ini diklaim lebih sesuai untuk motor yang bakal sering diajak menikung landai dan melewati jalan rusak.

"Keunggulan suspensi dengan sub tank ialah udara dan oli terpisah. Sehingga piston bakal berkerja lebih baik, karena masukknya udara dapat mengakibatkan piston "ngempos," kata Endro Sutarno, Techincal Service Division AHM di GIIAS 2019.

2. Rangka
Seperti pernah disebutkan Kazuya Minowa, Honda R & D Southeast Asia sekaligus pemimpin proyek ADV 150 mengatakan, ADV 150 mengusung rangka dari PCX 150.

"Rangka masih sama tipe double cradle cuma ada perbedaan di bagian dudukan bodi cover, windscreen dudukan kabel dan dudukan suspensi belakang, dudukan lampu belakang itu beda," kata Endro.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X