Tanggapan Gaikindo soal Rencana Kenaikan Bea Balik Nama Kendaraan

Kompas.com - 26/06/2019, 08:02 WIB
Suasana GIIAS Surabaya 2016 Aditya Maulana - OtomaniaSuasana GIIAS Surabaya 2016

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana menaikkan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) dari 10 persen menjadi 12,5 persen. Jika resmi diterapkan tahun ini, maka akan berdampak pada harga mobil dan sepeda motor baru yang dibeli oleh tangan pertama.

Menanggapi rencana itu, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Johannes Nangoi, mengatakan, tergantung besaran kenaikan yang ditentukan nanti.

"Jika kenaikannya besar maka bisa mempengaruhi terhadap penjualan mobil baru, kalau kecil saya rasa dampaknya juga kecil," kata Nangoi ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (25/6/2019).

Baca juga: Begini Rumus Penghitungan Pajak STNK

Nangoi melanjutkan, kondisi itu juga bisa dilihat dari kebutuhan masyarakat dalam membeli mobil. Pasalnya, terdiri dari dua karakter pembeli, yakni yang benar-benar membutuhkan mobil untuk beraktivitas dan kebutuhan hobi atau koleksi.

"Kalau yang kebutuhannya benar-benar membutuhkan mobil jelas akan tetap membeli meskipun pajaknya menjadi naik. Tetapi, kenyatannya nanti tergantung kondisi pasar dan juga penerapan pajak baru," ujar Nangoi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Payung hukum BBN-KB ini tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2019 tentang Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. Besaran tarif pajak sebelumnya sudah ditentukan, untuk penyerahan pertama sebesar 10 persen, sedangkan penyerahan kedua dan seterusnya sebesar 1 persen. Dalam revisi baru, diusulkan penyerahan pertama naik jadi 12,5 persen.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X