Menengok Taksi EV di Penjuru Dunia

Kompas.com - 02/02/2019, 08:22 WIB
Nissan New LeafAditya Maulana - KompasOtomotif Nissan New Leaf

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana perusahaan taksi terbesar di Indonesia, Blue Bird, mengoperasikan mobil listrik menjadi kabar yang cukup mengejutkan. Meski demikian, konsep membuat taksi listrik sebenarnya sudah dilakukan di beberapa negara yang ingin merasakan keunggulan dari teknologi baru industri otomotif ini.

Thailand misalnya, pada Agustus 2018 lalu mersmikan 101 unit pertama taksi elektrik mereka. Armada yang berada di bawah manajemen VIP Taxi ini menggunakan model BYD e6. Taksi ini dilengkapi fitur GPS tracking, Snap Shot on board camera, dan real time data link yang terhubung ke pusat operasi taksi.

Singapura juga ikut dalam pengembangan transportasi taksi berbasis motor listrik ini. Salah satunya hadir dari operator ComfortDelGro Taxi yang menggunakan model Hyundai Ioniq yang dapat menempuh jarak 200 kilometer dan mengisi daya dalam waktu 30 menit.

Ioniq punya tenaga sebesar 118 tk dengan torsi 295 Nm. Mobil ini menggunakan penggerak roda depan dengan teknologi transmisi shift by wire.

Puluhan Mobil Listrik Blue Bird Sudah Uji Tipe

Taksi listrik BYD E6 Taksi listrik BYD E6

Negeri tetangga memang punya program jangka panjang untuk menggantikan taksi yang ada di sana dengan elektrik. Dalam kurun waktu dua tahun mereka berniat menggunakan 100 unit taksi elektrik. 

Nissan Leaf memegang jawara sebagai taksi elektrik. Mobil listrik ini tercatat digunakan di Jepang dan beberapa negara Eropa seperti Belanda, Jerman, Swiss, Portugal, Spanyol, dan Inggris. 

Mobil ini menggunakan baterai 40 kWh yang memproduksi tenaga 147 tk. Jarak yang dapat ditempuh sejauh 241 kilometer dengan waktu pengisian daya sekitar 30 menit untuk jarak 145 kilometer.

Di China, sebagai pemain utama di pasar kendaraan listrik dunia, terdapat banyak model taksi elektrik yang digunakan. Sebut saja merek BYD, BAIC, Foton, Chery, dan Dongfeng. 

Mobil listrik tersebut mampu menempuh jarak mulai dari 150 kilometer hingga 400 kilometer. Didukung dengan stasiun pengisian daya di berbagai tempat, kurang lebih berjumlah 8.000 tempat, China jadi habitat yang nyaman untuk kendaraan listrik.

Hyundai Ioniq siap meluncur di Eropa.auto express Hyundai Ioniq siap meluncur di Eropa.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X