Motor "Kustom" Tanah Air Mulai Curi Perhatian di Verona - Kompas.com

Motor "Kustom" Tanah Air Mulai Curi Perhatian di Verona

Kompas.com - 19/01/2019, 08:42 WIB
Motor kustom Indonesia mulai curi perhatian di Verona Motor kustom Indonesia mulai curi perhatian di Verona

JAKARTA, KOMPAS.com - Empat sepeda motor kustom asal Indonesia yang dibawa Suryanation Motorland, langsung mencuri perhatian saat pembukaan Motor Bike Expo 2019 di Verona, Italia. Penampilan keempat karya anak bangsa tersebut diklaim mampu mendatangkan daya tarik tersendiri.

Menurut Suryanation Motorland Committee Rizky Dwianto, booth Suryanation mulai dipenuhi pengunjung yang penasaran dengan karya-karya builder Tanah Air yang ikut berkompetisi di ajang bertaraf internasional tersebut.

“Hari pertama di acara Motor Bike Expo ini ternyata booth Suryanation Motorland sudah banyak didatangi oleh pengunjung. Ini merupakan salah satu misi yang kami bawa untuk lebih mengenalkan dunia kustom Indonesia ke dunia internasional” kata Rizky dalam keterangan resminya, Jumat (18/1/2019).

Baca juga: Empat Motor Kustom Anak Bangsa Siap Tampil di Verona

Tidak hanya pengunjung, beberapa builder Eropa juga banyak yang dibuat kagum dengan craftsmanship builder Indonesia dalam membuat parts motor. Bahkan sampai ada yang tertarik dan memesan parts handmade dari buatan Safrudin yang memenangkan Golden Tiket dalam ajang final Suryanation 2018.

Motor kustom Indonesia mulai curi perhatian di Verona Motor kustom Indonesia mulai curi perhatian di Verona

Selain pengunjung dan builder, menurut Rizky motor kustom anak bangsa juga tak luput dari sorotan beberapa media otomotif internasional. Mulai dari Lowride Magazine dan Revolution Motorcycle Magazine, tertarik untuk membahas lebih dalam mengenai karya dari Indonesia.

Seperti diketahui, untuk ajang tahun ini Suryanation memboyong empat karya terbaik yang lahir dari builder Tanah Air. Karya pertama datang dari The Greatest Bike Suryanation Motorland 2018 milik Denny, setelah itu motor kustom "Tosan Adji" hasil duet Lufti Ardika dn Andhika Pratama.

Motor sensasional Trident bermesin W-engine buatan Purwokerto juga kembali ditampilkan dan masih menjadi pusat perhatian. Sedangkan satunya lagi merupakan kustom Lowrider milik Safrudin.



Close Ads X