Pebisnis Bus Wisata Minta Kemenhub Revisi Masa Peremajaan

Kompas.com - 24/10/2018, 07:42 WIB
Perkumpulan Transportasi Wisata Indonesia (PTWI) rayakan ulang taun kedua.STANLY RAVEL Perkumpulan Transportasi Wisata Indonesia (PTWI) rayakan ulang taun kedua.


TANGERANG, KOMPAS.com - Pebisnis transportasi wisata yang tergabung dalam Perkumpulan Transportasi Wisata Indonesia (PTWI), meminta Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) untuk merevisi waktu peremajaan bus. Dari sebelumnya 10 tahun menjadi 15 tahun.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum PTWI Yuli Sayuti, saat merayakan ulang tahun kedua PTWI di Tangerang bersama sejumlah pemilik perusahaan otobus (PO) Wisata di Jabodetabek dan Pulau Jawa lainnya.

"Income penghasilan transportasi wisata tidak seglamor nama pariwisatanya. Tantangan terberat adalah saat memulai investasi, kita membutuhkan modal yang cukup besar, minimal 20-25 persen sebagai tanda jadi dari total masa kendaraan, jadi jika pemerintah kasih waktu 10 tahun ini sangat berat," ucap Yuli kepada wartawan di Tangerang, Selasa (23/10/2018).

Baca juga: Pantau Bus Layak Jalan Melalui eKIR

Menurut Yuli, PTWI didirikan sebagai wadah mengakomodir aspirasi pengusaha otobus sekaligus bersama mendukung program yang diberikan Kementerian Perhubungan. Namun dari sisi bisnis, pendapatan di sektor transportasi sangat berbanding terbalik dengan biaya segala macam yang harus dikeluarkan oleh PO.

Lebih lanjut Yuli menjelaskan, waktu 10 tahun tidak akan cukup untuk mengembalikan keuntungan perusahaan. Karena bila dihitung dari cicilan kendaraan, pengeluaran tenaga, serta ditambah perawatan dan segala macam, maka hitungan kerja keras PO bus itu mencapai tujuh tahun. Belum lagi ditambah dengan bisnis pariwisata yang tidak selalu ramai setiap harinya.

Bus pariwisata Manhattan.manhattanredbus.com Bus pariwisata Manhattan.

"Kalau peremajaan 10 tahun lalu kerja keras kita tujuh tahun, berarti waktu menikmati hasil hanya tiga tahun, lalu tahun ke-10 kita harus mulai melakukan peremajaan unit, ini sangat berat. Jadi kami harap sedikit perpanjang menjadi 15 tahun," ucap Yuli.

Baca juga: Saran Pengamat Transportasi soal Kecelakaan Bus di Cikidang

Menanggapi hal ini, Direktur Angkutan dan Multimoda Kemenhub Ahmad Yani, berjanji akan berusaha untuk memperjuangkan 15 tahun masa peremajaan untuk bus pariwisata. Namun sebelumnya, pengusaha PO bus wajib melakukan regulasi baru yang akan ditetapkan, yakni mengenai keselamatan.

"Saya akan bersaha untuk memperjuangkan dengan syarat teman-teman PO bus melaksanakan kebijakan Permenhub 85 ahun 2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan (SMK) Perusahaan Angkutan Umum. Melalui kebijakan itu, nanti semua akan diatur termasuk mengaudit kesiapan perusahaan untuk mencegah terjadinya kecelakaan seberti yang beberapa waktu lalu menelan korban jiwa," ucap Yani di waktu yang sama.


Terkini Lainnya

Ada BR-V Baru di IIMS 2019?

Ada BR-V Baru di IIMS 2019?

News
Tesla Model S Jadi Taksi Blue Bird

Tesla Model S Jadi Taksi Blue Bird

News
MIXI Chapter Jakarta Raya Resmi Berdiri

MIXI Chapter Jakarta Raya Resmi Berdiri

Komunitas
Hyundai Posisikan Kona Beda Kelas dengan Rush-Terios

Hyundai Posisikan Kona Beda Kelas dengan Rush-Terios

News
Xpander AP4Concept Meluncur, ini Tanggapan Komunitas

Xpander AP4Concept Meluncur, ini Tanggapan Komunitas

Komunitas
Toyota Pastikan Supra Terbaru Meluncur di Indonesia

Toyota Pastikan Supra Terbaru Meluncur di Indonesia

News
Awas Tertipu, Helm Juga Banyak yang Abal-abal

Awas Tertipu, Helm Juga Banyak yang Abal-abal

Tips N Trik
Yamaha Yakin Pasar Skuter Bongsor Masih Seksi

Yamaha Yakin Pasar Skuter Bongsor Masih Seksi

News
Toyota C-HR Hibrida Meluncur Siang Ini

Toyota C-HR Hibrida Meluncur Siang Ini

News
Kejutan Pebalap Rookie Quartararo di MotoGP

Kejutan Pebalap Rookie Quartararo di MotoGP

Sport
Skuter Kymco Ini Siap Hadir di IIMS 2019

Skuter Kymco Ini Siap Hadir di IIMS 2019

News
All New Ertiga dan Carry Jadi Incaran di Surabaya

All New Ertiga dan Carry Jadi Incaran di Surabaya

News
Airbrush Bisa Tahan Lama, Jangan Sering Lakukan Ini

Airbrush Bisa Tahan Lama, Jangan Sering Lakukan Ini

Tips N Trik
Cara Aman Bikin Mobil Lebih Ceper

Cara Aman Bikin Mobil Lebih Ceper

Tips N Trik
Gemar Parkir di Luar, Waspada Plafon Mobil Rusak

Gemar Parkir di Luar, Waspada Plafon Mobil Rusak

Tips N Trik

Close Ads X