Bos Tech3 Kecewa GP Inggris Tak Digeser ke Senin

Kompas.com - 27/08/2018, 08:02 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|

SILVERSTONE, KOMPAS.com - Manajer tim Monster Yamaha Tech3 sekaligus Presiden IRTA (asosiasi tim balap MotoGP) Herve Poncharal kecewa atas ditolaknya opsi untuk memindahkan balapan MotoGP Inggris ke hari Senin, setelah balapan hari Minggu (26/8/2018), dibatalkan.

"Semua manajer tim mengadakan pertemuan dan ada kemungkinan memindahkan jadwalnya besok. Karena ada libur bank di Inggris dan besok matahari akan bersinar, trek akan kering. Jadi semuanya sudah siap untuk balapan," kata Poncharal seperti dikutip dari crash.net, Minggu (26/8/2018).

Keputusan untuk membatalkan sebuah seri GP merupakan yang pertama kalinya terjadi sejak GP Austria pada 1980. Sebaliknya, pada GP Qatar 2009, seri MotoGP pernah dipindah dari Minggu ke Senin. Poncharal merasa seharusnya balapan mengikuti prosedur seperti yang pernah dilakukan di Qatar.

Baca juga: Cuaca Buruk, MotoGP Inggris Dibatalkan

Manajer tim Yamaha Tech3, Herve Poncharal (kanan).MOTOGP.COM Manajer tim Yamaha Tech3, Herve Poncharal (kanan).

"Tetapi beberapa manajer tim memutuskan bahwa mereka tidak ingin melakukannya. Meskipun kami sudah melakukannya di Qatar. Bukan akhir dari dunia untuk memesan lagi beberapa kamar atau mengubah beberapa tiket penerbangan," ujar pria Perancis ini.

Poncharal menyatakan sangat kecewa atas dibatalkannya balapan di Silverstone. Ia pun menyampaikan permintaan maaf kepada para penonton yang telah datang dan menunggu datangnya seri ini selama setahun. Namun bagaimanapun juga, Poncharal menyatakan dirinya harus menghormati suara mayoritas yang lebih menginginkan balap dibatalkan.

Baca juga: Jadwal Start GP Inggris di Silverstone Delay

"Saya selalu menjadi seorang demokratis dan menghormati suara mayoritas. Saya menghormati semua pebalap. Karena mereka adalah orang-orang yang mengambil risiko. Mereka dapat memutuskan apakah trek aman atau tidak," kata Poncharal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.