Toyota Indonesia Tularkan Budaya Industri ke Sekolah

Kompas.com - 25/08/2018, 12:39 WIB
Industri dan pemerintah harus bekerja sama kembangkan sumber daya manusia. Kompas.comIndustri dan pemerintah harus bekerja sama kembangkan sumber daya manusia.

PATI, KOMPAS.com - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Toyota Astra Motor (TAM) bersama Yayasan Toyota Astra (YTA) buka “Program Kelas Budaya Industri” yang diresmikan di SMK Tunas Harapan Pati, Jumat (24/8/2018).

Ini disebut sebagai upaya memperkaya keterampilan lulusan SMK, agar lebih mudah terserap baik di dunia usaha ke depannya.

“Tantangan dunia industri yang makin kompetitif menuntut tersedianya SDM yang dapat beradaptasi dengan baik, dalam aktivitas di lapangan kerja. Kami berusaha mendukung melalui program ini, di mana praktek di dalam industri dikenalkan sejak dini,” ujar Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur PT TMMIN dalam siaran resminya (Jumat (24/8/2018).

Peserta di sini, akan menerima pengetahuan budaya industri yang memenuhi kriteria kecakapan kerja, dengan menekankan mentalitas bekerja sistematis, efisien, dan efektif untuk membentuk lulusan “Siap Pakai”.

Baca juga: Soal Mobil Listrik, Toyota Indonesia Bertemu Menteri Perindustrian

Toyota Indonesia resmikan Program Kelas Budaya Industri.ISTIMEWA Toyota Indonesia resmikan Program Kelas Budaya Industri.

“Diharapkan ini bisa meningkatkan mutu keterampilan dan kemampuan para siswa. Sehingga meningkatkan angka penyerapan lulusan SMK, yang bisa memenuhi kebutuhan tenaga terampil dalam industri otomotif,” kata Darmawan Widjaja, Direktur Toyota-Astra Motor.

Penanaman mentalitas kelas budaya industri meliputi prinsip-prinsip 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), Keselamatan Kerja (Duga-Bahaya), Kerjasama Kelompok, Orientasi pada kualitas proses dan hasil kerja, ‘Kaizen’ (perbaikan/penyempurnaan secara terus menerus), dan pemecahan masalah secara sistematis.

Uji Coba 15 SMK

Sebagai Program Perdana, Toyota Indonesia melalui YTA akan melakukan uji coba kepada 15 SMK yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Pemilihan ini berdasarkan komitmen yang ditunjukkan oleh para SMK tersebut dalam peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing.

Uji coba Kelas Budaya Industri akan dilakukan dalam 2 tahun ajaran, mulai tahun ajaran 2018/2019 di kelas XI dan mulai tahun ajaran 2019/2020 seterusnya di kelas XII. Hal pertama yang dilakukan adalah pelatihan dasar-dasar 5R, dasar-dasar Sistem Produksi Toyota dan keselamatan kerja untuk seluruh kepala sekolah serta jajaran guru-guru untuk kemudian disosialisasikan kepada siswa-siswi mereka.

“Terciptanya kebiasaan bekerja sistematis, efisien, dan efektif menjadi tujuan utama program Kelas Budaya Industri. Mentalitas yang terbentuk diharap bisa membuat generasi penerus ini dapat terserap dengan baik di lapangan kerja nyata,” ujar Direktur Administration, Corporate & External Affairs PT TMMIN Bob Azam.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X