Tengok Mesin Baru dan Fitur Keamanan Ertiga Terbaru - Kompas.com

Tengok Mesin Baru dan Fitur Keamanan Ertiga Terbaru

Kompas.com - 19/04/2018, 19:08 WIB
Lauching All New Ertiga 2018 di IIMS 2018, Kamis (19/4/2018)Kompas.com / Setyo Adi Lauching All New Ertiga 2018 di IIMS 2018, Kamis (19/4/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Generasi terbaru Ertiga bukan saja menawarkan perubahan dari segi eksterior dan interior, tapi juga membawa mesin baru. Mesin K15B dipasangkan di All New Ertiga ini untuk memberikan beberapa keunggulan.

"Mesin ini memberikan efisiensi yang sangat baik. Bentuknya yang lebih kecil dari mesin sebelumnya (K14B). Mesin ini juga menghasilkan sedikit kebisingan dan getaran," ucap Chief Engineer Ertiga Suzuki Motor Corporation Satoshi Kasahara, Kamis (19/4/2018).

Di atas kertas mesin baru ini terdiri dari 4 silinder dengan 16 katup yang memiliki ukuran kubikasi 1.462 cc. Tenaga maksimum mesin ini 103 hp pada putaran 6.000 rpm dan torsi 138 Nm pada putaran 4400 rpm.

Mesin ini dipasangkan dengan transmisi manual lima percepatan dan otomatis 4AT. Penggunaan platform Heartect membuat Suzuki memilih suspensi tipe strut di depan dan Macpherson di belakang.

Baca : Ertiga Generasi Terbaru Bocor di Situs Resmi Suzuki

Lauching All New Ertiga 2018 di IIMS 2018, Kamis (19/4/2018)Kompas.com / Setyo Adi Lauching All New Ertiga 2018 di IIMS 2018, Kamis (19/4/2018)

Soal platform Heartect sendiri, ini adalah platform dengan rangka tersambung, yang meningkatkan kekakuan bodi bagian bawah. Ini membuat All New Ertiga memiliki bobot yang lebih ringan 6 kilogram dari model terdahulu.

All New Ertiga juga mendapat peningkatan keamanan seperti sensor parkir mundur, Immobilizer, keyless entry dan sistem SRS Airbag.

Selain itu Suzuki memberikan opsi kepada konsumennya di tipe GX untuk mendapatkan tambahan teknologi electronic stability program (ESP).

Suzuki belum mengumumkan harga resmi dari All New Ertiga. Namun bagi calon konsumen yang ingin segera memiliki MPV ini dapat memesan dengan booking fee sebesar Rp 5 juta.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X