Biar Aman, Mengemudi Harus Santai dan Duduk Nyaman

Kompas.com - 28/03/2018, 13:02 WIB
Ilustrasi belajar mengemudi. DVSA via The SunIlustrasi belajar mengemudi.
|

Bogor, KOMPAS.com - Mengemudikan mobil tidak hanya sekedar menyalakan mesin, lalu langsung jalan begitu saja. Banyak ritual yang harus dilakukan oleh pengemudi sebelum memulai berkendara di jalan raya.

Misal, wajib mengecek kondisi sekeliling mobil mulai tekanan udara, hingga mesin. Setelah itu, menurut Sony Susmana, Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) ada hal lain yang harus dilakukan.

Pertama, setelah duduk atur posisi yang benar-benar nyaman dan usahakan bagian punggung menempel dengan jok dan jangan terlalu tegak.

"Agar jika terjadi kecelakaan bisa mengambil keputusan dengan cepat. Kalau duduknya saja tidak nyaman, mengemudi juga tidak akan nyaman," kata Sony di Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (28/3/2018).

Baca juga: Keselamatan Berkendara ?Menyusup? di MOS SMA

Kedua, atur posisi kaca spion yang sesuai dengan tingkat kenyamanan masing-masing pengemudi. Usahakan memperkecil area blind spot, agar meminimalisir terjadinya tabrakan.

Terakhir, lanjut Sony sopir juga harus selalu dalam kondisi santai, tidak boleh tergesa-gesa, karena semakin agresif dalam berkendara, pengemudi bisa cepat letih.

"Konsentrasi juga menjadi kurang bagus kalau mengemudi sambil tergesa-gesa, jadi usahakan selalu santai," ucap Sony.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X