Mobil Toyota yang Laris di Pelosok Indonesia

Kompas.com - 23/03/2018, 11:45 WIB
Toyota Agya dipamerkan saat acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten, Sabtu (19/8/2017). Menjelang penutupan GIIAS stan Toyota memberikan potongan harga hingga lima juta rupiah. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIToyota Agya dipamerkan saat acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten, Sabtu (19/8/2017). Menjelang penutupan GIIAS stan Toyota memberikan potongan harga hingga lima juta rupiah.
|

Jakarta, KOMPAS.com — Diler resmi Toyota, Auto2000, sudah punya 118 outlet yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Bukan hanya di kota besar, tetapi sudah mulai merambah ke pelosok karena pasar mulai terbentuk, dan daya beli masyarakat ikut meningkat.

Menurut Ricky Martawijaya, Senior Division Head Auto2000, tren itu mulai terbentuk setelah hadir model low cost green car (LCGC). Sebab, daya beli konsumen di pelosok menyasar kelas tersebut.

"Agya, Calya, dan Avanza yang paling laris di daerah-daerah," ucap Ricky kepada KOMPAS.com, Selasa (20/3/2018).

Segmen menengah ke atas, seperti Kijang Innova, juga masih ada, tetapi tidak sebesar menengah ke bawah. "Sementara segmen premium tidak ada karena memang besar di kota-kota besar saja," kata dia.

Baca juga: Diganggu Kanan-Kiri, Auto2000 Optimistis Avanza Masih Kuat

Menurut Ricky, karakter konsumen di daerah merupakan first car buyer sehingga kecenderungan membeli mobil di kelas menengah ke bawah cukup besar.

"Beda dengan di kota besar, kalau daerah selama ini masih didominasi pembeli Agya, Calya, dan Avanza, Innova, ada tetapi sangat kecil sekali persentasenya," kata Ricky.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X