Ada Calo yang Curangi Inden “Online” XMAX

Kompas.com - 30/01/2018, 08:12 WIB
Yamaha XMAX Aditya Maulana - OtomaniaYamaha XMAX
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, Kompas.com – Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) buka suara soal indikasi kecurangan atas inden online skutik maxi XMAX. Dikatakan, ada oknum yang memanfaatkan inden tersebut buat mengais keuntungan.

YIMM pertama kali membuka inden online XMAX pada periode 24 Mei – 28 Mei 2017. Lantas setelah itu pemesanan online dilakukan setiap tanggal 10 pada bulan-bulan kemudian.

Baca: Sulawesi ?Darurat? XMAX 250

“Januari jadi kami kasih ke diler (stok unit dikirim ke diler). Ada beberapa oknum nakal, begitu tanggal 10 dia pesan online, kemudian dijual lebih tinggi,” ucap Eddy Ang, Deputy GM Marketing YIMM, di Jakarta, Jumat (26/1/2018).

Pesanan online XMAX akan dibuka tiap tanggal 10 setiap bulan.http://www.yamaha-motor.co.id Pesanan online XMAX akan dibuka tiap tanggal 10 setiap bulan.

Menurut Eddy oknum tersebut bukan dari kalangan diler, sebab jika demikian dia bisa menegurnya langsung. Dikatakan oknum tersebut hitungannya tetap sebagai konsumen karena memesan online dengan persyaratan dan identitas yang sah.

“Itu juga bukan sales (wiraniaga), benar-benar pihak ketiga. Jadi begitu tanggal 10 dia kumpulkan uang sama beberapa KTP. Ini seperti calo. Dia tinggal naikan harga motor, kilometernya kan masih nol,” ucap Eddy.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.