Siapa yang Beli Mobil Matik Suzuki?

Kompas.com - 08/01/2018, 09:02 WIB
Transmisi AGS pada Karimun Wagon R. Otomania-Stanly RavelTransmisi AGS pada Karimun Wagon R.
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Transmisi AGS (Auto Gear Shift) jadi opsi terbaik menurut Suzuki buat konsumen yang mau membeli mobil entry level matik merek Suzuki. Dari keterangan pihak Suzuki Indomobil Motor, pembeli AGS ternyata kalangan orang tua.

AGS tersedia pada dua model, yaitu Karimun Wagon R dan Ignis. Dipantau dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), AGS hanya menyumbang sekitar 25 persen dari total penjualan 5.000 unit Wagon R selama 11 bulan 2017. Pada periode yang sama Ignis terjual 11.885 unit, sekitar 40 persen memakai transmisi AGS.

Suzuki Karimun Wagon R GSAzwar Ferdian/KompasOtomotif Suzuki Karimun Wagon R GS

Dijelaskan R. Uchiki GM Strategic Planning Department Suzuki Indomobil Motor, sebagian besar pembeli mobil Suzuki di Indonesia adalah penyuka manual. Sedangkan AGS hadir buat konsumen yang mau mencoba matik, namun punya dana terbatas.

“Generasi muda itu membeli manual, generasi tua, mungkin 40 tahun lebih, akan mencoba AGS,” ucap Uchiki pada pertengahan Desember lalu.

Sales promotion girl berpose di samping Suzuki Ignis saat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/4/2017). Tidak hanya cantik, SPG juga dibekali dengan pengetahuan dasar terkait kendaraan yang dipromosikan, sehingga bisa memberikan jawaban yang tepat ketika ada calon pembeli yang bertanya.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Sales promotion girl berpose di samping Suzuki Ignis saat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/4/2017). Tidak hanya cantik, SPG juga dibekali dengan pengetahuan dasar terkait kendaraan yang dipromosikan, sehingga bisa memberikan jawaban yang tepat ketika ada calon pembeli yang bertanya.

Uchiki menjelaskan perlu sedikit waktu tambahan buat masyarakat memahami konsep pemakaian AGS. Transmisi yang dirancang dari basis transmisi manual itu punya berbagai perbedaan ketimbang matik konvensional atau bahkan CVT.

Baca: Suzuki Akui Banyak yang Belum Paham Soal AGS

“Penggunanya, dari sudut pandang aftersales hasilnya sangat bagus, loyalitasnya sangat tinggi. Setelah terjual, mereka kembali lagi ke bengkel resmi, sangat tinggi untuk Wagon R,” ucap Uchiki.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X