Kompas.com - 29/08/2017, 07:22 WIB
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Xpander yang jadi mainan baru Mitsubishi memang cukup menjanjikan. Meski baru seumur jagung, tapi sambutan pada low MPV ini relatif lumayan besar dari masyarakat Indonesia.

Bahkan meski unitnya baru akan dikirim ke tangan konsumen mulai Oktober 2017 nanti, tapi kehadiran Xpander juga sudah dinanti para pebisnis mobil bekas (mobkas). Beberapa pedagang menggangap Xpander bisa kembali menggairahkan pasar mobkas, khususnya di segmen MPV sejuta umat.

"Kalau masuk pasar mobkas sudah pasti akan dicari. Dari sisi tampilan Xpander benar-benar segar, jadi wajar bila peluangnya juga bagus apalagi konsumen Indonesia kebanyakan lihat mobil dari desain tampilannya dulu," kata Budiyanto dari Anugerah Mobilindo Kemayoran saat dihubungi KompasOtomotif, Minggu (27/8/2017).

Baca : Mitsubishi Xpander Juga Menggoyang Mobil Bekas

Hal senda juga utarakan oleh Manajer Senior WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih. Menurut Herjanto, kemungkinan besar Xpander akan mulai masuk ke pasar mobkas awal 2018. Hal ini diprediksi dari pola kebiasaan konsumen Indonesia yang mudah berganti kendaraan saat ada produk baru.

"Tidak semua, tapi kebanyakan di sini (WTC) konsumenya cenderung penasaran saja. Jadi mereka beli baru, coba tiga sampai lima bulan langsung over kredit, biasanya langsung ke tangan pedagang," ujar Herjanto.

Meski demkian, Herjanto menilai tidak hanya dari dampak positif dari kehadiran Xpander, tapi juga kesan negatif yang sampai saat ini masih ada pada produk Mitsubishi.

Mitsubishi pakai filosofi Omotenashi pada kabin XpanderStanly/KompasOtomotif Mitsubishi pakai filosofi Omotenashi pada kabin Xpander
Walau saat ini Mitsubishi mulai masif mengembangkan sayap menambah jaringan penjualan dan purna jual di daerah-daerah, namun beberapa konsumen Indonesia mimiliki pola pikir bahwa Mitsubishi itu mahal dari sisi perawatan maupun suku cadang.

"Anggapan konsumen Mitsubishi itu mahal, ini sih sudah jadi keluhan lama dari konsumen saat mau beli mobkas Mitsubishi. Selain itu, konsumen juga biasanya khawatir mengenai jaringan layanan, apalagi belum banyak bengkel-bengkel terbiasa menanggani produk Mitsubishi, repot juga kalau ada apa-apa harus selalau ke bengkel resmi kan," kata Herjanto.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.