Impor Truk Bekas Hanya akan Mematikan Iklim Investasi

Kompas.com - 08/03/2016, 18:15 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif
– Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 127 tahun 2015 tentang Ketentuan Impor Barang Modal dalam Keadaan Tidak Baru yang mulai memperbolehkan impor langsung truk bekas, dikhawatirkan mengganggu iklim investasi dan berimbas pada bisnis kendaraan niaga di Indonesia.

Salah satu pemain kendaraan komersial yang mencurahkan kekhawatirannya adalah PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI). Hiroo Kayanoki, Presiden Direktur HMSI dalam media gathering di Jakarta, Selasa (8/3/2016), mengatakan bahwa peraturan itu jelas akan berefek pada bisnis kendaraan niaga.

”Kami atau pabrikan sudah investasi lebih besar untuk membangun pabrik, punya banyak karyawan dan jaringan. Inia dalah kebijakan yang menurut kami harus dibicarakan kembali,” ucap Kayanoki.

Kendati demikian, Kayanoki masih berharap adanya proteksi dari Kementerian Perindustrian tentang hal ini. Dirinya meyakini, akan ada solusi untuk membantu para pemain kendaraan komersial agar tidak terimbas impor truk bekas.

Direktur Pemasaran dan Promosi HMSI Santiko Wardoyo menambahkan bahwa berguliranya peraturan tersebut sempat membuat bingung para pemain kendaraan niaga. Bahkan Gaikindo sebagai induk industri otomotif nasional tidak dilibatkan dalam hal ini.

”Ini yang kadang membuat saya bingung. Kalau memang akhirnya banyak yang impor truk bekas, apakah senista itu? Ada produksi (truk baru), semua infrastruktur juga ada. Saya pikir hal ini belum mengena, berlawanan atau menjadi anomali dengan investasi,” kata Santiko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.