Kompas.com - 08/07/2015, 15:38 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Mengemudi terlalu lama seperti mudik menguras energi serta mendatangkan lelah, sebab itu tubuh butuh asupan makanan yang ideal. Sudah disarankan, bila lelah datang sebaiknya berisitrahat dan makan, tapi sebaiknya jangan terlalu kenyang.

Jika perut terlalu kenyang bisa menyebabkan kantuk, kondisi ini meningkatkan risiko berbahaya saat mengemudi. Seperti dijelaskan dokter Spesialis Gizi Klinik Saptawati Bardosono, setelah makan maka sirkulasi darah akan lebih diarahkan ke daerah perut untuk proses pencernaan makanan.

“Akibatnya, terjadi kekurangan sirkulasi darah ke otak yang membawa oksigen. Kurangnya oksigen tersebut menyebabkan rasa kantuk,” kata Saptawati kepada KompasOtomotif, Senin (6/7/2015).

Indikasi awal rasa ingin tidur bisa disadari ketika mulai menguap. Dalam kondisi ini tubuh refleks menarik dan mengembuskan nafas untuk mendapatkan lebih banyak oksigen ke paru-paru dari udara.

Menguap dan kantuk adalah bentuk pengalih konsentrasi saat mengemudi. Dalam beberapa kasus kantuk sama berbahayanya seperti menggunakan ponsel dan mabuk saat mengemudi.

Sebaiknya pengemudi mengatur pola makan saat mudik dan menghindari kekenyangan sebab saat itu tentu butuh waktu lebih lama perut mencerna makanan. Salah satu solusinya, menunggu beberapa saat setelah makan agar pencernaan lancar sebelum beraktivitas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.